Kalau Datanya Aneh

Sumber gambar : http;//www.liputan6.com/

Kalau Datanya Aneh

“Bu, ada yang aneh dengan datanya?”  Kalimat ini sering saya dengar dari mahasiswa bimbingan. “Apanya yang aneh?”  Sudahlah kalau ada data yang aneh, kita cek sama-sama. Anehnya dimana?

Cek, cek dan evaluasi terus pada data yang terkumpul. Waspadilah jika ada keanehan. Jangan abaikan data yang sudah ada. Apalagi data yang diminta adalah jawaban kualitatif yang meminta pemahaman tertentu.

Mahasiswa menganggap data aneh muncul jika jawaban informan ada yang sangat berbeda dengan informan lainnya. Atau sebaliknya, jawaban antar informan memiliki kesamaan yang sangat dekat. Jika mereka menemui data seperti itu, mereka takut tidak mampu untuk memahami dan banyak kecurigaan. Jangan-jangan jawaban sudah terpola tanpa adanya analisis. Jangan-jangan data tidak menunjukkan kebenarannya. Banyak pertanyaan dan kekhawatiran dari mereka.

Lalu apa yang harus dilakukan? Kenali data, tentukan kualitas data melalui uji validitas dan kredibilitasnya. Bukan hanya alat ukurnya, tetapi juga cara atau proses pengumpulannya. Data apa yang dikumpulkan? Dengan apa data dikumpulkan? Kapan terkumpul? Bagaimana caranya? Untuk memudahkan menjawab pertanyaan ini, maka cek sekali lagi pada transkip data. Cek juga pada karakteristik informan yang telah dituju.

Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Dalam observasi yang telah dilakukan, data apa yang diamati? Siapa yang diamati? Apa yang diamati? Pengamatannya langsung atau memakai alat rekam? Lihat lagi catatan terkait observasi ini ya.

Nah, cek lagi dan cross cek dengan hasil observasi. Buka lagi beberapa catatan hasil pengamatan. Pelajari interaksi antar infoman. Selidiki kembali alur berbagai proses selama wawancara. Adakah perbedaan yang mencolok? Apakah sesuai naluri ilmiah? Apakah berjalan sesuai alamiah? Tidak ada tekanan informan dalam menjawab, dan lainnya. Periksa kembali ya.

“Ini aneh tidak ya, datanya hampir sama jawaban semua informan Bu?” Pertanyaan ini juga sering muncul.  “Jika sudah diperiksa kembali semua jawaban dan memang begitu ya sudahlah” jawab saya tenang.

Ada hal yang perlu dipahami bahwa kejujuran data sangat penting. Biarkan data bicara apa adanya. Kalaupun jawaban antar informan sangat mirip, ya gimana lagi. Asalkan semua prosedural dilakukan dengan benar. Asalkan peneliti melakukannya dengan jujur, melakukan analisis dengan tepat.

Demikian ya, ayo jangan malas untuk cek ricek data. Jujur saja jika ditemukan data yang menurut kalian aneh, maka diskusikan dengan ahlinya. Misalnya temui dosen pembimbing, diskusikan terkait hal ini. Pasti ada jalan keluar.

Hindari mengambil keputusan sendiri. Misalnya, menemukan jawaban yang sama di antara para informan, kemudian menghapus salah satu jawaban. Menganggap hal tersebut sebagai kesalahan informan, dan lainnya. Semua data adalah penting ya. Meskipun ada banyak kesamaan, bahkan perbedaan yang jauh. Terima dulu data tersebut sebagai hal yang penting. Baru kemudian selidiki kenapa bisa terjadi.

Semoga bermanfaat

rumahmediagrup/Anita Kristina