Karantina Tahfidz

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al QUran untuk dipelajari.” QS Al Qamar : 17

Biasanya karantina tahfidz Quran diperuntukkan bagi siswa. Namun karantina tahfidz yang satu ini khusus bagi guru dan karyawan di sekolah kami. Guru, karyawan TU bahkan Office Boy pun wajib mengikutinya.

Salah satu tujuan karantina tahfidz ini adalah menambah hafalan para SDM– nya. Tentu saja targetnya berbeda. Untuk guru Quran lima belas Juz, guru biasa 2 Juz dan untuk tenaga supporting sepuluh surat.

Kegiatan ini dilakukan di hari Jumat sore 13 Desember 2019 dan diakhiri pada Sabtu malam 14 Desember 2019 . Masing-masing SDM telah terbagi sesuai dengan hafalan surat yang sebelumnya telah dicapainya. Setiap delapan sampai sepuluh SDM didampingi satu pendamping.

Karantina ini dilakukan di kelas-kelas. Setiap kelompok diberi kebebasan memilih kelas. Suasana ruangan kelas sedikit hening yang terdengar hanya hafalan dan bacaan Quran.

Mengurangi sedikit interaksi dengan teman, hanya sesekali terdengar obrolan. Selebihnya kami mencari tempat dan posisi yang nyaman agar dapat dengan mudah menghafal. Ada yang menghadap dinding, menutup telinga, duduk di bangku, duduk di karpet bahkan ada yang memejamkan mata, bermacam gaya saat menghafal Quran.

***

Merupakan pengalaman baru bagi saya pribadi. Meninggalkan sejenak kesibukkan duniawi. Berusaha fokus, berjibaku hanya dengan membaca dan menghafal Al Quran.

Ada rasa yang tak bisa terungkap dengan kata. Hati menjadi lebih tenang, yang ada dalam pikiran hanya menghafal Al Quran. Melupakan sejenak kebiasaan berinteraksi dengan hand phone.

Meski lelah namun semangat untuk menghafal Quran mengalahkan rasa lelah itu. Saat istirahat malampun, keinginan untuk setor hafalan sampai terbawa mimpi.

Sumber foto : Koleksi pribadi

rumahmediagrup/ She’scafajar