Kata Sakti Motivasi (2)

Kata Sakti Motivasi (2)

“Jangan membandingkan dirimu dengan orang yang serba di atas. Ilmunya di atasmu. Pendidikannya di atasmu. Hartanya di atasmu. Jabatannya di atasmu. Pamornya di atasmu. Kau akan merasa minder.
Bandingkanlah dirimu dengan orang yang melesat di depanmu. Kenapa ia bisa berjuang lebih keras darimu. Maka, kau akan dan harus berpikir untuk mengikuti semangatnya.”


Mengurai Makna di Balik Kata:

Tuhan telah menggariskan jalan hidup setiap manusia semenjak manusia belum diciptakan. Kenapa si A terlahir kaya raya? kenapa si B terlahir dalam keadaan miskin dan hina dina? Kenapa yang ini lahir sehat dan tampan atau cantik? kenapa yang itu lahir dengan membawa penyakit dan buruk rupa? Apakah Tuhan tidak adil?

Tidak! Sama sekali tidak!! Semua yang diciptakan Tuhan ada manfaat dan kegunaannya. Baik atau pun buruk yang menimpa seseorang ada hikmahnya. Kita tidak boleh iri dengan keadaan orang lain yang lebih baik secara kasat mata ketimbang kita. Bukan berarti Tuhan tidak menyayangi kita. Justru Tuhan menyayangi setiap hamba-Nya tanpa terkecuali.

Bila kita terus-terusan melihat orang lain dari kaca mata kesenangan dan keindahan fisik yang dimiliki, kita tidak akan pernah bisa hidup dengan damai. Lihatlah orang-orang yang memiliki semangat dalam menjalani kehidupan singkat ini, tanpa ragu, tanpa mengeluh, tanpa berburuk sangka, tanpa pamrih. Orang-orang seperti itulah yang harus kita lihat agar kita termotivasi untuk bergerak mengikuti semangatnya.

Sahabat, Jangan pernah melihat hasil. Tapi, lihatlah proses. Tuhan pun mencatat proses, bukan hasil.

rumahmedia/ilhamalfafa