Kau Dalam Keabadian Rindu

Saat seluruh kebekuan ini mengendap dalam rasa
Atmamu yang terpanggil karena kehendak-Nya

Gurat senyum membayang terserak memenuhi altar kerinduan
Hanya gambar dalam foto yang tak bergerak pengganti rupa
Meraba senyum yang pernah ada

Sisa kisah cinta ini
Telah terbingkai dalam kurun waktu
Hingga tutup usiaku.
Birunya awan telah menghitam
Menggulung hingga tebal
Wangi kemuning menjadi saksi bisu

Ujung jemarimu tak lagi dapat kusentuh
Terpisah alam yang berbeda
Kau tau tangisku
Dan kau pasti melihat perihku
Tercabik dalam sepi

Mungkin terlambat bagiku untuk memintal hari-hari yang indah bersamamu
Mengapa dahulu tak ku genapkan saja seluruh rasaku
Bukankah kau telah halal untukku?

Maafkan aku yang tak lagi bersamaimu
Mungkinkah di surga-Nya kelak kita bisa kembali bertemu?
Kau dan seluruh kenangan terindah
Telah terpenjara dalam ingatanku

Tak mampu melukiskan apapun tentang itu
Hanya rembesan air bening di sudut netra yang mewakili kata
“Aku kehilanganmu”

Andai bisa waktu berputar kembali
Akan kurangkaikan banyak kisah cinta yang merona
Agar dalam waktu yang sedepa bisa buatmu bahagia

Maafkanlah,
Tiada hal yang paling menyakitkan
Kecuali harus rela melepas cinta
Ku peluk bayangmu mengeja takdir sembari berdoa
Sampai mati tetap ku akan setia
Menggenggam asmara
Kau,
Tetap hidup di hatiku selamanya

-Lelly Hapsari-

#Nubar
#NulisBareng
#Level3
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week4day1
#RNB04