Keadilan Dunia

Oleh : Hamni Azmi

Waktu terus berputar
Sejak dini hari hingga tengah malam
Hari terus berganti
Sejak hari Ahad hingga hari Sabtu
Berjalan sesuai dengan alurnya
Tak terasa usia pun semakin mendekati waktu yang ditetapkan

Namun
Kenapa masih saja membabi buta
Masih ingin menguasai alam semesta
Masih saja mengikuti napsu dunia
Tanpa memikirkan
Benar atau salah
Tanpa mempertimbangkan
Adil atau curang

Sadar namun tak mau peduli
Paham namun tak ingin mengerti
Yang kaya dan berkuasa namun tak berhati nurani
Akan terus merajai dunia dengan angkuhnya
Dan yang tak punya, akan terus terpuruk, terjatuh, teraniaya

Padahal
Doa orang teraniaya begitu cepat menembus langit-Nya
Dan Allah pun tak akan menolaknya
Setiap biji zarrah yang ditabur
Akan dipetik hasilnya suatu saat nanti

Keadilan adalah
Sikap yang terlihat oleh mata
Santun yang terdengar oleh telinga
Sesuai yang terucap dalam kata-kata
Dan damai terasa dalam sanubari

Andai
Setiap kita menggunakan hati
Dalam bertindak
Menjauhkan napsu dari dalam sanubari
Tentu
Tak akan ada si miskin yang terpaksa mencuri demi sesuap nasi
Tak akan ada si kaya yang makin berkuasa karena korupsi

Seolah tak sadar bahwa keadilan yang hakiki
Pasti terjadi
Di dunia pun di akhirat nanti
Ada kekuatan yang Maha kuat
Sekuat-kuatnya
Ada keadilan yang Maha adil
Seadil-adilnya

Yang mampu merubah segalanya
Hanya dengan
Kun Fayakun-Nya

Mari bersama
Bersujud simpuh menghadapnya
Meminta ampun atas segala salah dan dosa
Bahwa jiwa ini hanyalah pinjaman sesaat saja
Berlakulah lebih bijaksana

Sebamban, Bumi Bersujud 5 Oktober 2019

Rumahmediagrup / Hamni Azmi