Keajaiban Menulis Bagian 2

Di sanalah kekuatan sebuah tulisan berbicara. Banyak lagi tulisan-tulisan yang berkekuatan, seolah-olah memiliki daya magis yang bahkan bisa mengubah pola pikir pembacanya. Jika kita kaitkan dengan kegilaan menulis, hal ini sangat simultan. Kegilaan seperti ini tidak selalu buruk bagi mental seorang penulis, meskipun ada beberapa kejadian pada penulis novel yang memiliki kelainan psikologis karena terpengaruh tulisannya sendiri.

Sebagaimana penemuan Pennebaker, tidak sedikit pasien penderita trauma mengalami kesembuhan setelah menjalani terapi menulis, sehingga dalam beberapa tahun terakhir, menulis dikembangkan menjadi media therapis oleh para psikolog dan psikiater.

Manfaat lain dari menulis ialah kita bisa menghargai data dan waktu. Joel Saltzman dalam bukunya If You Can Speak You Can Write mengungkapkan bahwa menulis tidak berhenti pada langkah pertama. Artinya, menulis tidak cukup sekali dan sekali jadi, tetapi diperlukan upaya untuk menulis kembali. Penyuntingan, revisi, dan penulisan kembali merupakan langkah penting untuk menyempurnakan hasil tulisan.

Seorang penulis perlu memeriksa kembali tulisannya secara kritis dan objektif mengenai berbagai hal, khususnya dalam ketepatan pemilihan kata, contoh, dan ilustrasi, serta menghindari kesalahan dalan penyusunan kalimat. Ini menunjukkan bahwa waktu sangat berharga untuk dimanfaatkan bagi seorang penulis dan menulis membutuhkan waktu apalagi untuk menghasilkan tulisan yang memiliki kekuatan.

Penghargaan atas waktu berpengaruh positif terhadap kestabilan dan kesehatan mental si penulis. Orang yang menghargai waktu merupakan orang yang mampu dan mau memanfaatkan waktu sesempit apa pun untuk kebermaknaan hidup, sehingga dengan sendirinya akan membangun mentalitas dan pola pikirnya.

Jadi menulis itu asyik bukan? terlepas dari ada tidaknya apresiasi atau opini orang lain atas tulisan kita. Menulis itu  dapat dilakukan siapa saja tanpa memandang status sosial, menulis dapat dilakukan oleh siapa pun hanya dengan niat yang membara dari seseorang itu sendiri, menulis dapat menjadi sarana pengenalan diri kita kepada pembaca, menulis dapat menjadi sarana penyambung silaturahmi dengan adanya komentar yang diberikan pembaca untuk penulis, menulis dapat menjadi hobi yang sangat menyenangkan, menulis dapat menjadi tempat untuk mencurahkan segala isi hati, menulis dapat menjadi sebuah memo yang bervariasi, menulis dapat menjadi nafas buat siapa saja yang sudah kecanduan akan menulis setiap harinya, menulis bisa menjadi mata pencaharian, dan menulis itu sesuatu banget khusus untuk orang-orang yang cinta akan mengekspresikan pikiran dan perasaannya supaya diketahui oleh orang lain!

rumahmedia/deejaysupriyanto