Keistimewaan Salat Asar dan Salat Subuh (2)

Keistimewaan Salat Asar dan Salat Subuh

Mengapa salat Asar disebutkan oleh Rasulullah SAW sebagai salah satu waktu yang memiliki hikmah luar biasa? Sebab pada waktu itu, malaikat sedang melakukan pergantian tugas, sebagaimana saat subuh. Orang yang melaksanakan salat Asar, maka salatnya akan disaksikan oleh malaikat yang bertugas malam dan siang hari.

Sabda Rasulullah SAW, “Malaikat yang bertugas malam dan malaikat yang bertugas siang pergi secara bergantian kepada kalian. Mereka bertemu saat salat Subuh dan salat Asar. Malaikat yang bertugas malam naik lalu ditanya Allah, padahal Dia lebih tahu daripada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hamba-hamba-Ku?’ Para malaikat yang bertugas malam menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka sedang mengerjakan salat dan datang lagi kepada mereka saat mereka mengerjakan salat’.” (Diriwayatkan Al Bukhari dan Muslim)

Selain itu waktu Asar adalah merupakan waktu yang sibuk bagi manusia. Manusia yang selalu mengerjakan salat Asar tepat waktu, maka ia akan memperhatikan waktu-waktu salat lainnya juga.  Bila konsisten melakukannya, maka dosa-dosanya akan diampuni dan masuk surga.

Sumber gambar : Canva

Maka jika kita ingin menilai karakter seorang muslim, maka lihatlah dari caranya melaksanakan salat Subuh dan Asar. Apakah selalu tepat waktu? Bila pria, apakah selalu konsisten salat berjamaah di masjid? Sebab muslim yang berjiwa munafik tidak akan mungkin sanggup untuk senantiasa konsisten dan mementingkan semua waktu salat terutama dua waktu salat tersebut.

Tak berlebihan kiranya bila Allah dan Rasul-Nya memuji orang-orang pecinta dua waktu salat ini sebagai orang-orang yang layak mendapatkan penilaian bersih dari kemunafikan, dan akan menerima kabar gembira sebagai calon penghuni surga-Nya. Dengan diperkuat kesaksian dari para malaikat dan pertanyaan Allah SWT.

Allah SWT bersumpah dengannya saat berfirman, “Demi fajar. Dan malam yang kesepuluh.”(QS. Al Fajr, 89:1-2)

Wallahu alam bishowab.

***

Sumber : Hamid Al Bilali, Abdul, Taujih Ruhiyah(Pesan-pesan Spiritual Penjernih Hati Jilid 1), Jakarta: An Nadwah, 1424 H/ 2003 M.

rumahmediagrup/rheailhamnurjanah