Karena Kelebihan atau Kekurangan-pun Bisa Jadi Ujian

Terkadang dalam hidup kita memang harus selalu mawas diri sekaligus sering berintrospeksi terhadap diri.

Bukankah kita hidup dengan tujuan utama untuk beribadah. Meskipun ganjalan bahkan tiba-tiba terjerumus di tengah-tengah perjalanan justru harusnya membuat diri menjadi lebih bisa mengelola segala tingkah laku perbuatan.

Jangan lupa, agar bisa menjalani hidup dengan tentram maka kita harus memiliki kekuatan berfikir positif selamanya.

Akuilah bahwa segala apa yang hinggap kepada diri, baik itu kelebihan ataupun justru kekurangan adalah karunia dan bisa juga sebagai wujud dari ujian Tuhan kepada kita untuk tetap bersyukur.

Maka nikmat yang mana lagi yang kamu dustakan” menyimak sebuah ayat dari Al Qur’an ini, kita seakan selalu di beri ujian dengan baik dan buruk tentunya. Dengan tujuan agar kita tetap mensyukurinya.

Segala sesuatunya bagaimana kita memberi sikap yang tetap baik, agar semua dapat terbukakan pintu hidayah itu.

Semakin kita melihat jelas kekuatan dalam diri dalam menjalani kelebihan atau kekurangan yang menyentuh jiwa, maka segeralah kembalikan semua urusan hanya kepada-Nya.

Ada manusia yang diberikan kelebihan oleh Sang Pencipta, maka dengan kelebihannya itu seharusnya bisa memberikan lebih banyak kebaikan untuk manusia lainnya dengan cara berbagi kebaikan pula tentunya.

Begitupun dengan segala kekurangan kita. Tetap kita bersikap berbaik sangka kepada Sang Khalik, serta tetap berjalan penuh yakin, jika suatu saat keindahan akan didapatkan atas segala kesabaran yang dijalani.

Maka tetap berjalan lurus di atas ketetapan-Nya, agar selalu mengerti akan keinginan sang Maha Kasih Sayang, agar kehidupan kita tetap berlangsung dalam Kasih Sayang dan keridaan-Nya.

Foto : dokumentasi pribadi