KEMATIAN

KEMATIAN

Oleh Puji Yuli

“Sekali kali jangan. Apabila nafas (seseorang ) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan dan dikatakan (kepada dia) Siapakah yang dapat menyembuhkan ? Dia yakin bahwa sungguh itulah waktu perpisahan (dengan dunia) . Berkat betis (kiri) dan betis (kanan). Kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau. Dia tidak mau membenarkan (Rasul dan Alquran ) dan tidak mau mengerjakan shalat. Akan tetapi, ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran) . Kemudian dia pergi kepada Ahlinya dengan berlagak (sombong). Kecelakaanlah bagi kamu (hai orang kafir) dan Kecelakaanlah bagi kamu. Kemudian Kecelakaanlah bagi kamu (hai orang kafir ) dan Kecelakaanlah bagi kamu. (QS Al Qiyamah 26-35).

Kematian makhluk hidup termasuk manusia merupakan sunnatullah. Tidak ada seorang pun yang dapat mengingkari. Meskipun demikian tidak sedikit manusia yang melalaikan tentang kematian . Mereka sangat mencintai dunia dan mengejarnya habis habisan. Sebaliknya mereka justru meremehkan akherat sehingga mereka sama sekali tidak beramal untuk menyongsong kehidupan yang abadi itu.

Kecelakaan dan kesengsaraan yang dialami oleh orang orang yang tidak beriman dan beramal shalih. Hal itu disebabkan berkumpul dua penderitaan sekaligus bagi orang yang tidak beriman dan beramal shalih. Yaitu dia harus berpisah dengan kehidupan dunia beserta kenikmatan yang sangat mereka cintai dan penderitaan siksa akherat yang amat pedih .

Kematian pasti akan datang kepada setiap makhluk yang bernyawa seperti manusia. Manusia tidak akan bisa lari maupun menghindari datangnya kematian walaupun kita berlindung di benteng yang tinggi dan kokoh. Begitu juga, apabila kematian belum datang, maka manusia itu tidak bisa untuk meminta mati walaupun bunuh diri minum racun.

Oleh karena itulah, kita sebagai manusia perlu merenungkan tentang kematian agar bisa beramal shalih dan bersegera untuk ibadah kepada Allah SWT. Manusia itu perlu mempersiapkan bekal amal sholih selama menjalani kehidupan di dunia ini agar bisa siap menghadapi kematian dengan bahagia. Dimana, orang yang beriman dan beramal shalih itu pasti mendapatkan kebahagiaan diakherat sewaktu menghadapi kematian.

Puji Yuli /rumahmedia