Kembali mengaji

::Kembali Mengaji::

Alhamdulillah, setelah sekian Minggu libur karena pandemi dan bulan Ramadhan. Pagi tadi kami bersilaturahmi kembali bersama ibu-ibu salihah dalam rangka menuntut ilmu.

Mendaras bacaan ratib bersama, mengkaji dan berdiskusi tentang keseharian para ibu. Sebuah kegiatan yang mengasyikkan.

Mengaji dan mengkaji berasal dari kata yang sama yaitu kaji. Mengaji lebih kepada mempelajari agama, seperti mendaras bacaan alqur’an. Sedang mengkaji artinya belajar, mempelajari. Maka jika kita hadir dalam sebuah majelis ilmu, kita bisa mengaji ayat-ayat Allah, sekaligus mengkaji sebuah ilmu pengetahuan.

Tak dipungkiri, dalam menuntut ilmu akan banyak godaan yang datang. Setiap kebaikan yang akan kita lakukan, akan selalu ada celah bagi setan untuk menggoda. Menggagalkan niat kita dengan cara apapun. Sampai kita akhirnya tak jadi melangkah ke majelis ilmu.

Padahal, hanya duduk dan diam saja kita mendapat pahala kebaikan. Apalagi kita ikut menyimak dengan seksama saat guru memberikan pelajaran, tentu akan berlipat kebaikan yang kita dapatkan.

Sungguh beristiqomah dalam kebaikan lebih sulit dari mengawali sebuah kebaikan.

Tetaplah bergiat dalam kebaikan karena kita tak pernah tahu amalan mana yang diterima sebagai sebuah kebaikan di sisi-Nya.

Wallahu a’lam
Depok, 20062020

rumahmediagroup//afaf.aulia18