Kerokan, Yes or No?

Kerokan, Yes or No?

Kerokan merupakan metode tradisional untuk menyembuhkan sakit ringan seperti gejala masuk angin atau sekedar terapi menghilangkan rasa capek. Metode ini merupakan warisan turun temurun dari generasi ke generasi.

Apalagi di pulau Jawa, kerokan paling banyak direkomendasikan sebagai metode yang mampu mengatasi sakit masuk angin. Gejalanya antara lain tubuh demam, kepala pusing, perut kembung, dan panas dalam.

Kerokan sendiri sebenarnya masih pro dan kontra dalam dunia medis. Tetapi dari banyak kesaksianĀ  pribadi, jika ada keluhan masuk angin, biasanya pertama kali kerokan dulu. Kalau belum membaik selama kurang lebih tiga hari, baru periksa ke dokter.

Di tempat tinggal saya, ada jasa “mbah-mbah tukang kerokan” yang bisa dipanggil datang ke rumah. Dengan biaya yang relatif terjangkau. Bila hasilnya bagus, tukang kerokan itu akan terkenal dari mulut ke mulut. Dan sering dipanggil datang ke rumah-rumah.

Kerokan juga biasanya dilakukan dengan cara menggosok lempengan logam, (bisa berupa uang logam atau koin) berulang-ulang ke bagian tubuh. Namun sebelumnya, tubuh dibalur dulu dengan minyak telon atau minyak kayu putih, baru digosok dengan uang logam berulang kali, sampai kulit memerah.

Permukaan kulit bisa memerah karena adanya pelebaran pembuluh darah di dalam tubuh. Sehingga peredaran darah menjadi lancar. Proses kerokan ini juga memunculkan hormon endorfin yang membuat tubuh merasa nyaman. Nah, perasaan nyaman inilah yang akan membuat kita cepat pulih dan sembuh.

Saya sendiri termasuk yang pro-kerokan. Jadi ketika ada keluhan masuk angin atau kecapekan dalam beraktifitas, solusi pertamanya adalah kerokan. Kalau tidak membaik baru pergi ke dokter. Metode ini juga saya terapkan kepada anak-anak. Kalau ada yang mengeluh kecapekan, atau ada yang masuk angin, jurus pertama yang saya lakukan adalah dengan kerokan.

Bagi yang kontra dengan kerokan, mereka menganggap proses kerokan yang dilakukan akan membuat kulit lecet dan terluka, serta mampu menipiskan kulit. Jadi solusi awal ketika sakit adalah langsung pergi ke dokter.

Menurut saya tidak masalah, mau menggunakan metode kerokan atau tidak, karena itu kembali kepada keyakinan dan pengalamannya masing-masing.

Nah, kalau anda termasuk yang suka kerokan atau tidak?

Barakallahu fiikum

rumahmediagrup/siskahamira