Ketika Melewati Masa Lima Puluh Tahun

Ketika Melewati Masa Lima Puluh Tahun

Hitungan umurku di dunia semakin bertambah. Sesungguhnya hitungan kesempatan untuk menikmati duniawi semakin berkurang. Dihadapanku saat ini adalah menjalani sisa umur dengan jalan yang benar, menyiapkan bekal yang sebelumnya tak sempat ku kumpulkan hanya karena kesibukan dunia semata. 

Panca indra yang kumiliki, masih belum berhenti ditempatkan pada fungsi yang lebih baik.

Mata ini seharusnya tidak lagi memandang yang tidak halal.

Tangan ini juga seharusnya berhenti dari meraih yang bukan hak ku.

Mulut ini mulai dihentikan untuk makanan yang tidak baik dan tidak halal, dan yang masih selalu ada dalam keseharianku pada ghibah, fitnah,serta menyakiti hati orang lain.

Telinga, seharusnya berhentilah mendengar hal-hal haram dan tidak bermanfaat.

Pada sebuah hadits meriwayatkan tentang umur setengah abad ini,

“Allah tidak lagi memberi alasan bagi siapa yang telah dipanjangkan umurnya hingga 50 tahun.”

(Hadits Riwayat Bukhari)

Al-Khattabi berkata:

“Maknanya, orang yang Allah panjang kan umurnya hingga 50 tahun, tidak diterima lagi keuzuran/alasan, karena usia 50 tahun merupakan usia yang dekat dengan kematian.

Maka inilah kesempatan untuk memperbanyak taubat, beribadah dengan khusyuk, dan bersiap-siap bertemu Allah.”

(Tafsir al-Qurthubi)

Astaghfirullah. Ternyata baru ku mulai mempersiapkan bekal bagi perjalanan panjangku di akhirat, saat usia senja telah menapak.

Kemana saja aku selama ini. Apa yang sudah kuperbuat sepanjang waktu itu.

Berarti sudah 50 tahun aku berjalan menuju Tuhanku, sekarang hampir sampai….

Semoga sisa waktu ini masih dimampukan oleh-Nya menyiapkan bekal masa depanku. Menghadap-Nya dengan keadaan husnul khotimah, penuh taubatan nasuha dan tetap dalam keadaan islam.

Wallahualam bishawab

Sumber pustaka : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10211958936142093&id=1033128226

rumahmediagrup/hadiyatitriono


2 comments

Comments are closed.