Ketika Semua PJ Nubar Berbagi Cerita (Keseruan Event Nubar Pije Stories)

Ketika Semua PJ Nubar Berbagi Cerita (Keseruan Event Nubar Pije Stories)

Teman-teman sudah pernah menulis dalam buku antologi? Yaitu buku yang ditulis oleh beberapa orang penulis. Seperti yang sering kita temui dalam event Nubar (Nulis Bareng) Rumah Media.

Sudah tahu kan, dalam mewujudkan satu antologi keroyokan perlu kehadiran seorang Penanggung Jawab. Sesuai namanya, PJ adalah Penanggung Jawab. So pasti tugasnya bertanggungjawab bagi kelangsungan suatu event antologi, bekerjasama dengan Manajer Area.

Nah, bagaimana jika pengalaman semua yang pernah merasakan menjadi PJ di Nubar, area manapun, saling berbagi kisah dalam satu buku. 😍😍

Ini dia, satu event Nubar spesial yang sedang berlangsung.

Judul: Pije Stories
Tema: Suka duka pengalaman saat menjalani peran sebagai PJ Nubar Rumedia.

Jenis tulisan : Non fiksi, bunga rampai.

Tagline : #Suka duka pije #Keseruan pije #Pengalaman #Berkesan #Leadership.

Maksud dan tujuan:
Memimpin sebuah proyek antologi pastinya bukan hal yang mudah namun juga bukan hal yang mustahil untuk dikerjakan. Terlihat penuh dengan tantangan, terutama saat kali pertama menjadi pije. Ceritakanlah asal mula bagaimana mengajak diri meneguhkan hati untuk out of the box dan naik level. Pasti membutuhkan tekad dan semangat yang lebih dari sekadar menjadi kontributor saja.

Dari pengalaman menjadi pije, pasti muncul berbagai kesan. Apakah menjadi ketagihan untuk menjadi pije, lagi dan lagi? Apa motivasi yang mendasarinya? Atau, justru merasa jera dan tak mau lagi menjadi pije? Mengingat tak selamanya perjalanan event yang dikawal berlangsung mulus, bebas hambatan, dan tanpa kendala.

Ceritakan pengalaman seru menjadi pije, beserta ilmu serta hikmah apa saja yang kita dapatkan.

***

Pastinya seru sekali ya, menyimak kisah berbagai PJ. Apalagi kontributor yang ikut serta berbagi kisahnya berasal dari berbagai area.

Ada ketiga Manajer Area Nubar, selain saya selaku Manajer Area Sumatera, juga Mbak Rhea Ilham Nurjanah, Manajer Area Jawa Barat sekaligus jadi PJ-nya Pije Stories. 😍😍

Lalu, ikut serta Mbak Noviyanti aka Ummu Ali selaku Manajer Area Jawa Timur. Huwaaa. Pasti deg-degan doong bisa nulis bareng dengan semuanya. 😍

Selain itu, PJ kami pun ikut serta. Seperti Mbak Lelly Hepsarini, selaku PJ tetap area Jatim, Mbak Dewi Adikara selaku PJ-ku yang sudah mengadakan berbagai event juga. So pasti, ada juga PJ dari area Jabar, seperti Mbak Hamni Azmi yang juga sudah mengadakan berbagai event.

Nah, sudah kebayang kan, gimana serunya membaca cerita kami? Uhuk. Ini, saya kasih cuplikan sedikit kisah:

“Ini merupakan salah satu pembeda di Nubar dengan event lainnya, yaitu pembayaran dilakukan di muka. Awalnya peraturan itu memang sempat membuatku heran. Namun, setelah merasakan menjadi PJ, akhirnya aku paham, ternyata tidak semua kontributor yang sudah mengumpulkan naskah, melanjutkan ke tahap transfer.

Coba bayangkan jika semua naskah sudah diedit, dilayout, dibuatkan cover, kemudian ada kontributor yang tidak mau membeli bukunya sendiri sesuai aturan yang disepakati. Tentu saja penghapusan naskah tersebut, akan menyulitkan penerbit.
Satu pengalaman lagi sebagai PJ, pernah ada satu naskah yang sudah kuberi masukan, kubantu edit supaya rapi dan ceritanya lebih masuk akal.

And you know what, kontributor tersebut tidak lanjut ke tahap transfer, sehingga naskahnya harus kuhapus. Ya elah, buang-buang waktuku saja. Sementara sebagai working mom, meluangkan waktu untuk kerjaan PJ sendiri tidak mudah lho bagiku.

Trus, kenapa juga aku mau jadi PJ antologi? Sampai harus capek-capek memberikan kritik saran bagi kontributor, padahal hal itu tidak wajib. Why?”

(PJ Naik Kelas oleh Emmy Herlina)

Sesuai yang tadi saya sebutkan, sedikit aja ya cuplikannya. Kalau belum puas, ya monggo ikut serta pre-order buku kami. Insya Allah, dengan membaca kisah Para PJ ketjeh di sini bisa menginspirasi teman-teman menjadi seorang leader. Khususnya menjadi PJ antologi.

PJ adalah leader. Penting sekali belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik seperti yang kutuliskan di sini.

rumahmediagrup/emmyherlina