KIAT MENUMBUHKAN SIKAP TERBUKA PADA ANAK

Saya pernah berjumpa dengan anak berinisial Z. Dengan tipikal yang belum mau bergabung bermain dan berkomunikasi dengan temannya, Z ini lebih asyik menyendiri.

Lain Z lain pula J. J ini bermain bersama teman tapi tidak berkomunikasi dengan yang lain. Hanya ikut “grabak-grubuk” kesana kemari mengikuti temannya. Ikut tertawa dan memperhatikan temannya.

Z dan J ini jika di kelas sungguh termasuk murid ideal. Mereka patuh, tidak membuat gaduh, tidak banyak tingkah, tidak tersendat dalam kegiatan alias mampu menyelesaikan tugasnya. Sungguh murid ideal bagi kebanyakan guru taman kanak-kanak. Fokus guru biasanya tertuju pada anak-anak yang secara kognitif kurang dan secara sosial emosi masih belum bisa mengendalikan diri.

Namun, aspek perkembangan anak usia dini tak melulu dari sudut kognitif dan sosial emosi saja. Seperti  Z dan J juga perlu dicermati yaitu dalam hal bahasa. Dua anak ini mempunyai kecenderungan dalam hal mengungkapkan bahasa masih belum optimal.

          Anak-anak terlahir dengan fitrahnya membawa karakter dasar yang unik dan special. Sesuai teori John Locke, bahwasannya anak itu seperti kertas kosong yang putih bersih belum ternoda apapun. Maka, kita sebagai orangtua ataupun keluarganyalah yang akan membentuk karakter anak sedini mungkin, entah kertas putih akan kita hias dengan gambar yang indah, atau akan kita coret dengan gambar yang buruk.

          Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi kita sebagai unsur pembuat coretan pada kertas putih tersebut untuk mempelajari apa apa yang perlu di stimulus agar coretan kita akan menghasilkan karya indah yaitu berupa karakter/akhlak mulia pada anak.

          Di era sekarang, sikap terbuka anak kepada pihak keluarga sangat urgent dibutuhkan seiring makin maraknya tindak kejahatan baik seksual maupun fisik, psikologis terhadap anak.. Mengapa? Karena dengan adanya sikap terbuka anak, apabila terjadi tindak kejahatan seksual/fisik/psikologis akan segera tertangani dengan cepat. Banyak kasus kejahatan tersebut, baru beberapa lama terkuak akibat anak takut dan enggan mengungkapkan kejahatan yang menimpanya. Akibatnya, kasus kejahatan tersebut akan lama dan sulit untuk diproses, sehingga pelaku kejahatan makin sulit terungkap. Jika hal ini terjadi, maka tidak ada efek jera bagi si pelaku . hal ini tentu berbahaya, karena akan makin merajalelanya tindak kejahatan seperti ini.

Untuk itu, perlu kiranya kita sebagai pihak terdekat bagi anak untuk segera menstimulus anak agar mempunyai sikap jujur dan terbuka kepada kita. Lalu bagaimanakah stimulus yang perlu dilakukan ? berikut beberapa kiat yang semoga bisa menginspirasi ayah bunda :

  1. Teladankan sikap jujur dan terbuka kepada anak

Karakter anak adalah peniru ulung, maka karakter dasar ini harus kita manfaatkan dengan memberikan keteladan sikap jujur dan terbuka agar hasilnya bisa optimal.

  • Menjadi kawan bagi anak

Ajak ngobrol santai tentang apa saja yang dilalui anak dalam kesehariannya baik di sekolah maupun di rumah. Dengan sikap mendengarkan, menerima  tanpa menjudge anak, maka lama kelamaan anak akan merasa nyaman dengan kita dan lambat laun akan merasakan bahwa kita adalah kawan mereka yang bisa dipercaya untuk menyimpan/menampung serta memberikan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi.

  • Ajarkan anak untuk terbiasa mengungkapkan isi hati melalui tulisan / diary yang juga dibaca oleh orang tua atau salah satu keluarga dekatnya.

Ini terutama bagi anak-anak yang mempunyai sifat introvert. Dengan pembiasaan ini maka anak tetap bisa mengungkapkan isi hati ataupun pengalamannya tanpa takut ataupun malu.

  • Tak lupa tanamkan pemahaman pada anak bahwa sikap terbuka ini untuk hal-hal tertentu dan perlu diperhatikan pula kepada siapa kita bisa leluasa bercerita ataupun bersikap terbuka.

Tanamkan bahwa sikap terbuka itu hanya pada keluarga yang disayangi dan juga guru di sekolah, serta sikap terbuka itu untuk hal-hal yang bisa menyangkut sifat bahaya seperti tindak kejahatan seksual/fisik/psikologis dan lainnya. Semoga bermanfaat.

rumahmediagrup/nurfitriagustin

sumber gambar pixabay