Kisah Roti

::Roti::

Mendengar kata roti segera saja perut bergejolak dan air liur tiba-tiba menggenang dalam mulut.

Siapa yang tak suka roti, saya tak pernah bosan makan roti dari kecil. Jika tak ingat migrain, saya bisa kalap makan roti. Apapun rotinya saya akan bersemangat mencicip. Apalagi saat ini bentuk roti sangat bervariasi dengan isian yang memanjakan lidah. Mmm…yummy!

Penganan berbahan dasar tepung ini memang bisa menjadi makanan pengganti nasi. Karena kandungan karbohidratnya yang mencukupi angka kebutuhan konsumsi harian. Jika dikonsumsi tak berlebihan.

Kalau kamu suka roti, tentu akan lebih nikmat jika tahu juga sejarah dari si roti. Saya merangkumnya dari beberapa sumber. Yuk kita baca bersama!

Konon katanya roti sudah ada sejak 10.000-12.000 tahun yang lalu. Berdasarkan sebuah catatan sejarah, makanan berbahan dasar tepung satu ini kali pertama dikembangkan di daerah Mesopotamia dan juga Mesir. Pada saat itu masyarakat sekitar hanya mengkonsumsi gandum secara langsung. Akan tetapi setelah ditemukan sebuah cara yang dianggap lebih baik untuk mengolah gandum dengan dilumatkan dan dicampur dengan air hingga menjadi pasta. Pasta yang sudah dibuat tersebut kemudian dipanaskan di atas api, lalu dikeringkan. Itulah kali pertama roti dibuat.

Teknik pembuatan roti tersebut, semakin hari semakin berkembang hingga menjadi roti seperti sekarang ini. Sebagai contoh, hasil dari pengembangan teknik pembuatan roti adalah roti canai di India, roti pita di Timur Tengah, tortila di Meksiko dan lain sebagainya. Beberapa bukti yang menunjukan tentang sejarah perkembangan roti dapat dilihat dari bekas reruntuhan kota Pompei.

Ternyata roti pada jaman dahulu juga menentukan status sosial penikmatnya. Pada saat itu warna roti menjadi pembeda kelas sosial. Semakin gelap warna roti, maka status sosialnya semakin rendah. Hal itu berdasar kualitas tepung yang digunakan untuk membuat roti.

Bahan pembuat roti dari tepung yang berwarna putih pada saat itu sangatlah mahal. Hanya masyarakat kelas atas yang mampu membelinya.

Seiring perkembangan jaman, maka roti pun juga mengalami perubahan dan perkembangan yang pesat.

Jika dahulu hanya dikenal roti manis dan tawar, saat ini ada beberapa jenis roti yang dikenal umum.

Country Bread
Country bread atau yang lebih dikenal sebagai roti kontinental adalah salah satu jenis roti yang dibuat dengan tanpa campuran gula serta margarin di dalamnya. Roti satu ini lebih dikenal di negara-negara Eropa yang hanya terbuat dari 5 bahan utama yaitu tepung, yeast, garam, serta air tanpa adanya improver. Biasanya tekstur kulit rotinya lebih ke garing dan renyah.

Rye Bread
Dinamakan dengan roti rye karena memang roti ini terbuat dari tepung rye yang telah mengalami proses fermentasi yang panjang yaitu sekitar 12-24 jam. Untuk menambah rasa, biasanya ditambahkan asam dalam adonan sehingga dikenal juga dengan istilah sour dough. Jenis roti ini lebih dikenal di Jerman dan juga di Italia.

Grain Bread
Grain bread tidak terbuat dari tepung akan tetapi dari biji gandum secara utuh, sehingga teksturnya cenderung lebih keras.

Nah, sangat menarik bukan kisah perjalanan roti hingga menghasilkan berbagai jenis roti seperti sekarang ini. Semoga bermanfaat.

Salam semangat!

rumahmediagroup/afafaulia18

2 comments

Comments are closed.