Manfaat Penelitian

Sumber gambar : http//www.indonesia.go,id/

Manfaat Penelitian

Ketika membaca beberapa laporan penelitian, di dalamnya pasti terdapat manfaat penelitian. Biasanya ini dituliskan dalam bab Pendahuluan. Nah, ini yang kadang-kadang peneliti pemula belum tepat  ketika menguraikan manfaat penelitian.

Ada beberapa dari mereka menuliskan bahwa manfaat penelitian digunakan untuk kehidupan peneliti. Melalui penelitian mereka, mereka dapat lulus menjadi sarjana. Ada juga yang menyebutkan mengembangkan apa yang telah dia pelajari selama kuliah. Dan masih banyak lagi. Manfaat yang mereka uraikan cenderung bermanfaat bagi mereka pribadi. Nah, loh apa emang iya begitu?

Begini ya, kita diskusikan pelan-pelan. Penelitian itu seyogyanya memang sebagai proses akhir dari seorang mahasiswa. Dan pastinya bermanfaat bagi dirinya pribadi. Tetapi bukan itu yang dimaksudkan. Ini sudut pandangnya ini adalah penelitian itu sendiri. Bukan dari sudut pandang pribadi si peneliti. Bingung ya, tambah bingung ya…

Manfaat penelitian diuraikan dari cara pikir penelitian. Manfaatnya adalah bisa disebutkan bagi perkembangan keilmuan. Kenapa begitu? Hasil penelitian yang menjadi temuan peneliti akan menjadi “warna” tersendiri dalam berbagai macam temuan hasil penelitian di seluruh dunia. Nah, posisi temuannya ini diharapkan mampu memberikan pengembangan keilmuan atas topik tertentu. Dan ini butuh pengakuan. Artinya, hasil temuan penelitian yang dihasilkan peneliti akan memberikan manfaat atas perkembangan ilmu. Pengakuan atas hal ini dibutuhkan peneliti, untuk apa? Ya kembali lagi, ini untuk menunjukkan bahwa hasil temuannya memberikan nilai tambah dalam keilmuan. Bukan hal yang tidak ada manfaatnya. Tidak bernilai.

Selanjutnya, tiap hasil penelitian diharapkan mampu melahirkan hal-hal baru. Inovatif, hasil pemikiran yang kritis dengan hasil yang kreatif. Sehingga, tiap hasil penelitian tentunya mampu memberikan saran masukan pada peneliti selanjutnya. Peneliti selanjutnya yang tertarik pada topik yang sama. Hasil penelitain dapat memberikan ide untuk penelitian selanjutnya. Hal ini menjadi manfaat pada perkembangan penelitian lanjutan.

Kematangan berpikir yang dihasilkan pada penelitian akan menarik bagi para praktisi lainnya. Menarik untuk apa? Ya untuk menggunakan hasil penelitian sebagai solusi atas persoalan yang sama. Manfaat ini biasanya diuraikan sebagai manfaat secara praktis. Yaitu bermanfaat bagi instansi tertentu dan praktisi tertentu. Hasil penelitian diharapkan mampu sebagai bahan rekomendasi kebijakan tertentu, dan diharapkan manfaat sebagai solusi.

Terbukanya jiwa kepekaan peneliti atas pengembangan potensi manfaat akan membawa konsekuensi tertentu. Yakni pengembangan keilmuan dimiliki oleh seseorang yang kritis dan seorang peneliti. Artinya, peneliti harus mampu melakukan kajian dengan benar. Membawa persoalan penelitian dan menjawabnya dengan tepat. Dan hasilnya mampu mewarnai ilmu pengetahuan dan wawasan orang lain. Bahkan memberikan ide penelitian bagi peneliti lain.

Meskipun, ditemukan juga tantangan bahwa temuan penelitian tidak sama dengan teori yang sudah ada. Bertentangan dengan hasil penelitian orang lain. Ada banyak kepentingan yang sulit, antara pengembangan keilmuan atau memberikan hasil temuan penelitian apa adanya. Walaupun demikian ini masih dikatakan bermanfaat. Beda bukan berarti salah. Beda bukan berarti tidak bermanfaat.

Namun, semangat menyuguhkan hasil penelitian dengan nilai-nilai kejujuran harus dijunjung tinggi. Jangan paksa hasil harus sesuai teori. Jangan paksa harus sesuai hasil penelitian orang lain. Kemungkinan perbedaan yang ditemui ini menunjukkan bahwa penelitian itu ada yang bisa digeneralisasikan atau tidak bisa digeneralisasikan. Artinya, hasil penelitian ada yang tidak bisa berlaku secara umum. Hal ini bermanfaat secara praktis. Dan karena tidak bisa digeneralisasi maka belum bisa bermanfaat untuk mengembangkan ilmu tertentu. Hal ini biasanya berlaku pada penelitian kualitatif. Dan pada penelitian kualitatif hanya menghasilkan sebatas pada proposisi, bukan teori. Tapi bukan berarti tidak bermanfaat ya.

Sekali lagi, bahwa semangat belajar dalam penelitian, memperbaiki penelitian menjadi manfaat yang sebenarnya. Manfaat ini bersamaan dalam proses penelitian itu sendiri. Nah, manfaat atau tidak sebenarnya disuguhkan secara keilmuan dan ataupun secara praktis.

Semoga bermanfaat.

rumahmediagrup/Anita Kristina