Menyambut Ramadhan

Menyambut Ramadhan

Telah datang pada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi mewajibkan kalian berpuasa pada-Nya. Pintu-pintu surga dibuka pada-Nya. Pintu-pintu neraka ditutup, seten-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa dihalangi dari kebaikan maka  sungguh ia terhalang. (HR.Ahmad)

Ramadhan akan datang sisa beberapa hari lagi. Bau bulan suci itu sudah tercium menyengat hidung dan semua organ tubuh ini yang kian rindu menanti. Tanda-tandanya sudah terlihat, disetiap toko terlihat sirup dipajang, pedagang buah yang menyediakan untuk sop buah sudah ramai, gambar-gambar kurma di pajang di media sosial. Hmm…sangat indah.

Ramadhan tahun ini akan kita lalui dengan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini keadaan pandemi korona, kita akan jalani di rumah saja, tanpa ada tarawih berjama’ah di Masjid, tidak akan terlihat anak-anak ramai di depan masjid merayakan kemenangan setelah sehari berpuasa, bahkan sudah ada pengumuman dilarang sholat ied saat kemenangan. Ya Allah…semoga ini cepat berlalu.

Biasanya dua atau satu pekan banyak keramaian tahrib Ramadhan dengan pawai anak-anak menyambut Ramadhan, tahun ini kita tidak melihatnya, mereka menyerukan melalui media sosial. Oh..begitu rindu semua itu.

Semua rencana manusia tidak selamanya sama dengan rencana Allah, apa yang baik menurut kita belum tentu baik dimata Allah. Tapi kita manusia hanya bisa berserah diri tiada daya dan upaya hanya Engkau pemilik kehidupan.

Marilah kita sambut Ramadhan dengan beberapa hal yang positif suapaya menjadi Ramadhan yang lebih lezat kita rasakan.
1. Bermuhasabah diri
Dengan bermuhasabah diri, kita evaluasi dari Ramadhan tahun lalu kekurangan- kekurangan kita perbaharui di Ramadhan ini, dengan target-target amalan kita dalam mengisi Ramadhan, Seperti tilawahnya, sedekah, berdzikir.
2. Mensucikan diri
Satu pekan yang lalu kita diberi waktu akhir untuk bisa membayar hutang- hutang kita baik hutang puasa ataupun materi (uang, barang), mempersiapkan kebutuhan Ramadhan dan Idul fitri dari sebelum Ramadhan datang, supaya kegiatan ibadah kita tidak terganggu dengan urusan belanja.
3. Perasaan gembira
Membersihkan rumah, tempat ibadah di rumah, mempersiapkan kebutuhan bulan Ramadhan termasuk bahan-bahan masakan, sebagai tanda kita gembira dalam menyambut Ramadhan.
4. Mempersiapkan jasmani.
Dalam menjalankan ibadah puasa kita diperlukan badan yang sehat, tenaga yang kuat, tentu saja kita menjaga diri dari segala penyakit yang datang. Berusaha mengkonsumsi asupan gizi dan vitamin untuk persiapan jasmani kita.

Nah..sudah siap menyambut Ramadhan? Yuk kita persiapkan semuanya. Jangan lupa di rumah saja.
Batasan ini jangan jadi penghalang kita untuk mempertahankan ibadah kita dan berusaha untuk terus ditingkatkan.

Semoga bermanfaat

Gambar koleksi pribadi

Rumahmediagrup/Maepurpple

One comment

Comments are closed.