Masalah Saat Menyusui dan Cara Mengatasinya

Masalah Saat Menyusui dan Cara Mengatasinya

Usai melewati masa kehamilan yang panjang serta proses persalinan yang melelahkan, seorang ibu akan menghadapi sebuah tantangan baru. Menyusui sang buah hati. Proses pemberian ASI ini merupakan momen berharga antara ibu dan bayi, namun tak selalu semudah yang dibayangkan.

Beberapa kendala dapat terjadi selama proses menyusui. Oleh sebab itu, ibu perlu membekali diri dengan ilmu seputar menyusui bahkan sejak masa kehamilan. Selain itu, dukungan dari orang-orang terdekat akan sangat membantu ibu dalam proses memberikan ASI bagi bayi.

Menyusui memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari pengaturan posisi menyusui, posisi perlekatan, hingga beberapa masalah kesehatan yang mungkin terjadi pada ibu menyusui. Berikut ini adalah beberapa masalah yang sering terjadi dan cara mengatasinya

1. Produksi ASI sedikit
Bila ibu merasa payudara tidak begitu penuh, atau ASI tidak lagi menetes seperti keran, ini bukan selalu berarti produksi ASI ibu menurun. Mungkin ini hanya berarti tubuh ibu sudah bisa menyesuaikan dengan kebutuhan ASI bayi, sebab tubuh wanita akan memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Salah satu hal yang bisa ibu lakukan untuk membantu meningkatkan produksi ASI adalah dengan lebih sering menyusui dan memompa ASI.

2. Puting lecet
Perlekatan (latch on) yang kurang tepat adalah penyebab tersering dari puting lecet. Pada kondisi ini, mulut bayi tidak terbuka cukup lebar untuk menutupi sebagian besar areola (bagian hitam di sekitar puting) dan cenderung menarik atau menyusu pada puting. Akibatnya, puting terasa nyeri hingga lecet.
Untuk menangani puting lecet, atur posisi menyusui, lakukan perlekatan yang tepat, usahakan agar mulut bayi benar-benar membuka lebar dan menutupi sebagian besar areola. Untuk mengurangi rasa nyeri, oleskan sedikit ASI di puting sebelum dan setelah menyusui atau menggunakan krim khusus puting yang mengandung lanolin.

3. Mastitis
Mastitis adalah kondisi ketika payudara mengalami peradangan. Hal ini berawal dari saluran ASI yang tersumbat, sehingga menyebabkan payudara bengkak. Tanda dan gejalanya antara lain payudara tampak bengkak, kemerahan, teraba keras dan hangat, serta sangat sakit ketika disentuh.
Mastitis dapat terjadi saat posisi dan pelekatan saat menyusui yang kurang tepat, sehingga proses pengosongan payudara tidak bisa efektif. Selain itu, mastitis juga dapat terjadi ketika adanya tekanan berlebih pada payudara, atau jeda menyusui yang terlalu lama.
Cara mengatasinya adalah lakukan kompres hangat serta pijat payudara beberapa saat sebelum menyusui untuk melancarkan aliran ASI. Selain itu, menyusui bayi lebih sering atau memerah ASI secara rutin dapat membantu mengurangi risiko payudara bengkak.

4. Abses
Pada kondisi mastitis yang lebih berat, infeksi bakteri dapat terjadi dan nanah berkumpul di bawah kulit sehingga timbul abses payudara. Abses pada payudara dapat ditandai dengan rasa nyeri luar biasa pada payudara, perubahan warna pada bagian yang membengkak, serta keluarnya nanah dari dalam puting.
Bila mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter karena perlu penanganan khusus. Pada kasus yang seperti ini, biasanya dokter akan melakukan prosedur pembedahan ringan untuk mengeluarkan nanah.

5. Nyeri punggung bawah
Posisi menyusui yang kurang tepat atau ketegangan otot yang dialami ibu menyusui dapat menimbulkan nyeri di punggung bawah (low back pain). Kondisi ini diperberat dengan aktivitas lain seperti menggendong bayi. Hal ini mungkin tampak sepele tetapi bisa sangat mengganggu ibu menyusui.
Untuk mengatasinya, letakkan bayi di atas bantal saat menyusui dengan posisi duduk, agar ibu tak perlu terlalu menunduk. Selain itu, rasa nyeri juga bisa dikurangi dengan meletakkan bantal di pinggang atau kompres hangat di area yang terasa nyeri.

***

Nah, dengan mengetahui masalah kesehatan yang mungkin timbul dan cara mengatasinya, para ibu dapat mempersiapkan diri dan melakukan langkah-langkah yang tepat. Sehingga menyusui pun akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Selamat mengASIhi, tetap semangat untuk terus memberikan nutrisi yang terbaik bagi si buah hati ❤

rumahmediagrup/arsdiani