Materi Perwatakan

Perwatakan menggambarkan sifat dan karakter tokoh yang diceritakan pengarang. Ada beberapa tokoh dalam karya sastra, yaitu:

  1. Pelaku utama; pelaku ini menjadi pemeran utama dalam cerita dan selalu hadir pada setiap peristiwa yang diungkapkan.
  2. Pelaku pembantu; pelaku ini bertugas membantu keberadaan pelaku utama dalam cerita, baik saat mendukung maupun membantah.
  3. Pelaku protagonis; pelaku ini diceritakan memiliki watak baik, sopan, dan disenangi tokoh lain. dia dianggap dapat memberi contoh tentang kejujuran, kesetiaan, dan kebaikan hati.
  4. Pelaku antagonis; pelaku ini berfungsi sebagai penentang pelaku protagonis. Dia biasanya digambarkan sebagai sosok penipu, culas, pendengki, ataupun pembohong.
  5. Pelaku tritagonis; pelaku ini sering dimunculkan dalam cerita sebagai tokoh ketiga, yang biasa disebut dengan tokoh penengah.

Contoh soal

Cermatilah penggalan teks cerpen berikut!

Diambilnya gulungan kecil kertas yang telah disiapkan untuk sontekan. Nah, saat terdengar pengawas ujian terbatuk, Wisman melempar gulungan sontekannya ke arah bangku Boni. Sebetulnya, pengawas ujian tidak mengetahui aksi Wisman, tetapi adanya gulungan kertas di bangku Boni membuat pengawas mendatangi Boni. “Ini sontekanmu, ya? Jangan diulang kalau ingin lulus.” Boni terperangah sambil menengok kiri-kanan

Watak tokoh Wisman dalam penggalan teks cerpen tersebut adalah ….

A. pembohong B. pemberani C. pembual D. penjilat E. pengecut

sumber; Sumber: Rustamji. 2019. X-PRESS UN SMK/MAK 2020 Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

rumahmediagrup/suratmisupriyadi