MAWAR BERDURI (BAGIAN 4)

MAWAR BERDURI (BAGIAN 4)

Oleh Puji Yuli

Adyi menjelaskan kepada Sandra dan Anto tentang kebohongan Asri yang memberikan informasi yang tidak benar bahwa Adyi itu pengguna narkoba dan jadi buronan polisi. Tetapi Sandra dan Anto tetap bersikeras tidak percaya juga ragu ragu terhadap perkataan Adyi . Adyi sangat kecewa dan putus harapan saat melihat Sandra dan Anto sebagai sahabatnya yang meragukan perkataannya . Hal ini terjadi karena ulah perbuatan Asri yang sudah memfitnah Adyi.

Adyi terus berdoa kepada Allah SWT dan berusaha untuk tegar , sabar dan tabah dalam menghadapi kenyataan dan musibah yang saat ini menimpanya. Adyi terus berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT agar diberikan pertolongan dan jalan keluar dari masalah yang dihadapi saat ini . Adyi yakin dan percaya bahwa kebenaran itu suatu saat pasti menang dan kejahatan itu suatu saat pasti akan terungkap . Ibarat pepatah bahwa sepandai pandai orang menyimpan bangkai maka lambat laun baunya yang busuk akan tercium juga.

Bapak dan ibu Adyi juga keluarganya menyarankan agar Adyi tidak boleh putus asa dan gelisah dalam menghadapi musibah ini. Keluarganya berharap agar Adyi bisa move on dan bisa senantiasa bersyukur agar kesehatan Adyi bisa cepat sembuh. Selain itu, bila Adyi bisa move on maka kondisinya bisa sehat dan bisa belajar dengan rajin juga giat dalam menempuh perkuliahan supaya bisa sukses .

Apabila kondisi Adyi sudah sehat dan Adyi rajin juga semangat dalam perkuliahan maka Adyi bisa sukses dan bisa membanggakan keluarga. Keluarga berharap Adyi bisa semangat dalam menempuh perkuliahan untuk mengejar ketinggalannya pada waktu Adyi kecelakaan dan sedang cuti kuliah selama satu semester. Selain itu, Adyi juga berusaha untuk tetap menjaga persahabatan dengan Sandra dan Anto dengan tetap semangat menjelaskan tentang fitnah Asri terhadapnya. Adyi berharap sahabatnya bisa percaya dan mau membantunya untuk memperbaiki nama baik Adyi atas fitnah yang dilakukan oleh Asri.

Puji Yuli /rumahmedia