MAWAR BERDURI (BAGIAN 7)

MAWAR BERDURI (BAGIAN 7)

Oleh Puji Yuli

Sandra dan Anto mau menerima maaf dari Asri yang sudah merusak citra persahabatan mereka terkait fitnah terhadap Adyi. Tetapi Adyi masih belum legowo dan masih enggan untuk memaafkan kesalahan Asri terhadapnya. Perasaan Adyi masih terluka dan masih sakit kalau mengingat fitnah yang dilakukan oleh Asri terhadap dirinya. Tetapi Asri tetap berusaha untuk meminta maaf kepada Adyi agar mau memaafkan atas kesalahannya .

Sebagai sahabat, Anto dan Sandra menasihati Adyi agar mau memaafkan atas kesalahan Asri. Anto dan Sandra memberikan pengertian kepada Adyi bahwa sesama muslim itu bersaudara dan harus mau legowo memaafkan kesalahan saudara muslim kita. Allah SWT saja Maha penyayang dan pemaaf atas dosa manusia selain dosa syirik. Manusia itu dianggap sombong apabila tidak mau bersaudara dan tidak mau memaafkan saudara muslim yang sudah mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada kita.

Setelah menerima nasehat dari sahabatnya, maka hati dan perasaan Adyi luluh juga untuk berusaha mau memaafkan kesalahan Asri. Akhirnya Adyi mau memaafkan Asri dan mau menerima permintaan Asri sebagai sahabat baru. Jadi Sandra, Anto dan Adyi sekarang memiliki sahabat baru yaitu Asri di kampus. Mereka berempat berharap dan berdoa semoga jalinan persahabatan ini bisa awet dan terawat tanpa adanya mawar berduri.

Akhirnya selesai juga problem yang dihadapi oleh Adyi selama ini. Kini Asri, Adyi, Anto dan Sandra semakin semangat untuk kegiatan perkuliahan dan organisasi kampus untuk mensukseskan pendidikan. Mereka berharap agar bisa menjadi orang yang sukses dan berguna bagi agama Islam dan bangsa. Mereka senantiasa kompak dan terus berbenah diri untuk belajar Islam dan Alquran di samping kegiatan perkuliahan agar bisa berakhlaqul karimah, beramal sholih berprestasi dan tidak menjadi mawar berduri. (Tamat)

Puji Yuli /rumahmedia