Mengenal Kitab Klasik (Fikih)

::Mengenal Kitab Klasik (Fikih)::

Dalam ajaran Islam, ada ilmu yang harus diketahui dan dipelajari serta diamalkan oleh para penganutnya. Selain mengenal apa itu Iman, Islam, dan Ihsan, seorang muslim juga sebaiknya terus belajar tentang hal-hal yang berkenaan dengan tata cara kehidupan sehari-hari. Dalam berinteraksi terhadap sesama.

Sebuah ilmu dari salah satu cabang syariat Islam, yaitu Fikih, yang membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia. Baik kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun kehidupan manusia dengan Tuhannya.

Islam amatlah rinci menjelaskan segala perkara kehidupan. Jika seorang muslim mengamalkan ajaran yang dibawa oleh Nabi dan diperkuat oleh para penerusnya, niscaya kehidupannya akan selaras. Selaras dalam perkataan dan perbuatan.

Sebuah kitab klasik yang ditulis oleh seorang ulama yang bernama AlQodhi Abu Syuja, seorang alim, Ahli fikih, Imam dan Syaikh dari Mazhab Syafi’i. Beliau adalah pengarang kitab matan fikih yang populer di dalam mazhab Syafi’i yang berjudul Al-Ghayah wa At-Taqrib (Matan Abu Syuja).

Namanya adalah Ahmad bin al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani yang dikenal dengan nama Al-Qadhi Abu Syuja’ (Bapak para pemberani). Sebutan dan Kunyah Abu Syuja’ disandangkan kepadanya, karena beliau adalah seorang ulama yang pemberani dalam menegakkan kebenaran dan tidak takut dengan cacian orang lain di dalam menegakkan keadilan. Ayahnya berasal dari Asfahan, Persia (sekarang Iran) namun beliau dilahirkan di Basrah, Irak pada tahun 433 H.

Imam Abu Syuja’ belajar dan mengajar fikih Imam asy-Syafi’i di Basrah selama 40 tahun kemudian hijrah ke kota Madinah dan wafat disana pada tahun 593 H dalam usia 156 tahun.

Kitab yang ditulisnya merupakan permintaan para sahabatnya agar membuat sebuah ringkasan dalam ilmu fikih. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya agar orang yang baru belajar mudah mempelajari dan menghapalnya. Seraya mengharap ganjaran dan pertolongan Allah untuk suatu kebenaran. Maka kitab kecil ini pun disusun dengan memperbanyak pembagian dan kandungan masalah dalam fikih.

Terdapat 16 Bab dan 114 pasal yang mengurai secara ringkas hal ihwal yang menjadi modal dasar seorang muslim untuk mengetahui hukum atas sesuatu.

Bersambung…

Sumber bacaan:
Kitab Matan al-Ghoyah Wat Taqriib (Abu Syuja’ al-Ashfahani)

2 Ramadhan 1441. H
25 April 2020. M

rumahmediagroup/afafaulia18