Tanamanpun Perlu Diberi Pupuk

Melihat tanaman yang terhampar penuh dengan nuansa hijau, ternyata bisa menyegarkan mata sekaligus hati yang sedang “pajeujeut“.

Tak usah kita jauh bertamasya ke daerah yang jauh ketika sedang diterapkannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), di wilayah pandemi saat ini.

Kita bisa membuatnya dengan mengerjakan hobi, untuk menanam tanaman-tanaman berwarna hijau, atau juga beragam bunga-bunga yang menyejukan pandangan ketika sudah bermekaran.

Sekedar membagikan kegiatan yang mengasyikan di rumah. Apalagi mereka yang memiliki kelebihan lahan untuk bisa mengolah menjadi taman rumah dengan berkebun.

Biasanya kegiatan emak-emak yang semacam ini, sangat memberikan hiburan tersendiri.

Khususnya bagi yang suka berkebun atau tanaman hias. Ini lebih memberikan ketelatenan dalam bercocok tanam. Bisa menghasilkan pula. Kalaupun tidak untuk dijual, hasilnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan olahan memasak di rumah.

Contohnya saja tanaman cabe rawit, tomat, atau apapun jenis tanaman yang kita tanam di pekarangan.

Satu hal yang penting kita ketahui, bahwa dalam bercocok tanampun, kita membutuhkan media pupuk untuk menjadikan tanaman semakin subur dan tumbuh baik.

Bisa dibayangkan, jika kita ingin memiliki tanaman yang subur namun malas untuk mengolah tanah dan memberinya pupuk.

Yang ada, tanaman akan kering kerontang, tak memiliki kesegaran. Dipandangpun tentu ada yang kurang.

Jadi, sebaiknya :

  1. Pemberian pupuk tetap rutin dilakukan, agar menghasilkan sayuran segar, buah, atau bunga-bunga tanaman hias menjadi lebih indah dan terawat.
  2. Sirami tanaman rutin dua kali sehari. Tetapi tetap jangan terlalu kebanyakan, juga tidak terlalu jarang. Bisa berakibat buruk juga pada tanaman.
  3. Periksa sekali-kali, jika ada hama segera di tiadakan. Tanaman harus tetap sehat terawat.
  4. Tetap jaga kebersihan pot, agar terhindar dari berbagai penyakit.
  5. Tanah sekali-kali digemburkan agar tetap memberi hidup lebih subur pada tanamannya.
  6. Perlakukan mereka dengan penuh kasih sayang, tanpa harus ada perbedaan diantara tanaman.

Nah, cukup mudahkan untuk menciptakan suasana dengan selalu memberi manfaat kepada lahan pekarangan dengan bercocok tanam.

Semoga selalu mengisi waktu berarti dengan manfaat penuh, membagi sebuah keterampilan baru dalam bercocok tanam di lahan seadanya.

Rumah Media Grup / Allys Setia Mulyati

Foto : dokumentasi pribadi