Menjadi orang tua Dunia Akhirat

Setiap kelahiran anak akan disambut dengan perasaan gembira, karena sejatinya hadirnya seorang anak dalam suatu pernikahan pastilah sangat dinantikan. Jelas ketika kehadirannya di dunia akan disambut dengan gembira. Diberikan nama yang baik, berbagai fasilitas serta kenyamanan sesuai kemampuan masing-masing.

Diberikan gizi terbaik, termasuk juga pendidikan yang berkwalitas. Bahkan tak jarang menyekolahkan anak pada sekolah-sekolah yang mahal. Bahkan sudah berkembang di masyarakat mitos seputar pendidikan, semakin mahal bayarannya maka akan semakin bagus pengajarannya. Padahal belum tentu juga, tergantung dari pondasi materi pendidikkan yang diberikan.

Sekolah yang bagus, bayarannya mahal dan tempat belajarnya sangat nyaman. Tetapi orangtua jarang memikirkan sampai jenjang akhiratnya. Padahal, anak adalah anugrah terbesar bagi orang tuanya baik di dunia maupun di akhirat, ia bisa sebagai penolong kita di akhirat.

(Quran Surat Al-Kahf Ayat 46)

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.

Tetapi anugrah yang tidak disyukuri dan dirawat dengan semestinya maka justru akan menjadi musibah!

rumahmedia/lellyhapsari