Menjaga Semangat Anak Berangkat Mengaji

Menjaga Semangat Anak Berangkat Mengaji

Dunia anak adalah dunia bermain. Setelah bermain kelelahan kemudian tertidur. Begitulah rutinitas yang seringkali dijumpai orang tua saat anaknya usia balita.

Walaupun dunia anak adalah bermain, namun tak ada salahnya kita mengajarkan agama sejak dini. Salah satu mengajarkan agama sejak dini adalah mengaji di taman pendidikan Quran (TPQ) atau lembaga pendidikan lainnya.

Keinginan dan kenyataan seringkali tidak sesuai. Di awal anak-anak ada yang bersemangat namuan kemudian terlena dengan kegiatan bermain. Masih sangat wajar karena dunia anak memang bermain, tinggal sebagai orang tua harus terus berinovasi agar anak-anak bisa tetap bersemangat berangkat mengaji.

Kiat-kiat berikut siapa tahu bisa dipakai, yuuuk simak ya :

1. Sebelum mendaftarkan anak ke lembaga pendidikan quran, terlebih dahulu kita gali informasi tentang kesiapan mental dan fisik.
Kesiapan mental tentang menjaga semangat saat berangkat dan juga kesiapan menerima materi.
Kesiapan fisik ini tentang bisa menjaga badan saat harus berkegiatan lebih dari biasanya (misalnya, awalnya bermain saja, sekarang harus merelakan tidur siang agar bisa berangkat mengaji)

2. Setelah mengetahui kesiapan anak, barulah kita daftarkan di lembaga pendidikan quran terdekat, agar ke depan anak-anak bisa pulang dan berangkat sendiri tanpa kekhawatiran yang terlalu besar.

3. Selalu update informasi tentang kegiatan atau barang yang disuka anak kita saat ini. Bukan berarti sudah melewati masa anak-anak kita tidak peduli begitu saja. Dengan pamahaman banyak tentang anak pastinya kita akan paham kondisi anak di luar sana. Sehingga saat komunikasi selanjutnya bisa saling berinteraksi satu dengan yang lainnya.

4. Memakai pakaian yang nyaman saat berangkat mengaji.

5. Bisikkan kata-kata nasihat yang menyentuh hati, meskipum sederhana.

6. Memastikan anak berangkat mengaji dalam kondisi tidak lapar atau kehausan, jika perlu dibawain bekal.

7. Menjaga komunikasi selalu dengan anak tentang keinginan, tentang kesukaan dan lainnya.

8. Menjaga komunikasi dengan Ustadzah / Ustadz tentang perkembangan anak. Jika ada kesulitan belajar, bisa segera dicarikan solusi.

9. Cari tahu nama-nama teman anak, sebagai bahan untuk komunikasi dan kedekatan dengan anak (orang tua terlihat peduli dan paham).

10. Pasrahkan dengan doa

Demikian kiat menjaga moody anak saat mengaji. Cara setiap orang berbeda. Namun jika satu tujuan insyallah akan bermanfaat.

rumahmediagrup/nikmabasyar

Repost : https://zerowastefashiononline.wordpress.com/2019/11/09/menjaga-semangat-anak-berangkat-mengaji/