Menulislah, Mulai Dari Sekarang!

Menulislah, Mulai Dari Sekarang!

Endah Sulistiowati
Dir. Muslimah Voice

Ali Bin Abi Thalib ra (sahabat Rasulullah) yang berkata, “Ikatlah ilmu dengan menulis”.

Imam Al-Ghazali (Ulama termasyur) menyampaikan dengan kalimatnya, “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”.

Pramoedya Ananta Toer (Novelis Indonesia) berkata, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”.

J.K. Rowling (Novelis), “Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”.

Kuntowijoyo (Penyair) menyampah, “Syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu: menulis, menulis, menulis”.

Sibuk, anak-anak masih balita, tugas dakwah banyak, tugas kuliah menumpuk, dan lain lain, adalah sebuah alasan klise yang butuh pembenaran. Pembenaran untuk tidak menulis. Pembenaran untuk tidak menulis artikel atau opini. Pembenaran untuk tidak mau berbagi.

Sering saya sampaikan mulailah menulis dengan hal yang ringan, yang paling dipahami, dan yang sehari-hari digeluti. Tidak harus indah dan panjang tapi orang yang membaca paham hal apa yang ingin kita sampaikan.

Menulis itu sangat mudah. Yang paling sulit adalah memulai dan istiqomah. Sehingga untuk memulai menulis, berniatlah sebagaimana kita sholat ataupun puasa. Dengan begitu kita akan fokus dengan tulisan kita.

Bagaimana jika tidak ada waktu luang untuk menulis? Yakinlah bahwa Allah sesuai prasangka hamba-Nya, jika engkau bilang bisa maka akan bisa, tapi jika engkau bilang ini dan itu maka Allah akan membuat engkau ini dan itu.

Mulailah menyusun kata demi kata, sekarang. Kadang kita menganggap tulisan adalah tulisan receh yang tidak berharga seperti uang 500 perak. Tapi bagi orang lain yang membaca, tulisan kita adalah inspirasi buat mereka. Kita tidak pernah tahu, tapi Allah Maha Tahu.

Sehingga tidak ada alasan untuk bernanti-nanti. Buatlah gawaimu, jari jempolmu, kuotamu nanti di yaumul kiamat bersaksi untukmu, bahwa mereka engkau gunakan untuk menebar kebaikan, menjaring pahala. Biidznillah, bismillah!

Rumahmediagrup/endahsulis1234