Menurunkan Berat Badan ala Mang Gembrot

Menurunkan Berat Badan ala Mang Gembrot

JANUARY 23, 2021 | SAIFUL AMRI | EDIT

“Tuan Gembrot!” panggil suster.

“Iya saya, Sus,” jawab Mang Gembrot, seraya bangun dari tempat duduk di ruang tunggu. Wajahnya terlihat berseri karena gilirannya berkonsultasi pada dokter telah tiba. Sudah hampir setengah jam ia menunggu dengan kesal di ruang itu.

Biasanya menunggu bukan masalah baginya karena ia bisa memanfaatkannya sambil membuka gawainya. Ia selalu meng-update statusnya di facebook di mana pun ia berada.

Namun kali ini menunggu membuatnya kesal sekali. Ia merasakan kejemuan. Ia tidak bisa membuka gawainya karena tertinggal di rumah. Itu semua akibat ia selalu terburu-buru bila hendak melakukan hajatnya.

“Silakan masuk dan duduk, Pak Gembrot,” sapa dokter muda yang ceria.

“Terima kasih, Dok,” jawab Mang Gembrot yang juga ikut tersenyum.

“Kenapa, Pak Gembrot?” tanya dokter. “Kelihatannya sehat-sehat saja dan tersenyum ceria,” canda dokter sambil tersenyum.

“Ah Dokter bisa aja. Saya malah iri dengan dokter yang selalu ceria dan terlihat muda. Pasti Dokter mah banyak uang dan punya obat awet muda ya!” canda Mang Gembrot sambil tersenyum.

“Wah Pak Gembrot bisa saja bercandanya. Saya kan harus melayani dengan wajah tersenyum ceria agar pasien merasa nyaman. Usia saya juga masih muda bukan karena awet muda, Pak Gembrot,” jawab dokter yang baru berusia 30 tahun itu.

“Oh ya Pak Gembrot sakit apa?” tanya dokter.

Kemudian Mang Gembrot menjelaskan apa yang dirasakan. Ia menderita BAB dan muntah semalaman. Namun hari itu ia sudah sehat karena minum obat yang diramunya sendiri. Ia minum air hangat yang dicampur gula dan garam. Ia juga minum perasan daun jambu batu.

“Pak Gembrot, Anda sudah sehat tapi berikan obat dan minum jika mengalami sakit itu lagi,” pesan dokter.

“Baik, Dok,” jawab Mang Gembrot.

“Oh ya Pak Gembrot, berat badannya dikurangi. Anda sudah mengalami obesitas,” kata dokter.

“Iya Dok saya juga sudah merasa ni. Pakaian saya mulai mengecil,” kata Mang Gembrot.

“Bukan pakaiannya yang mengecil tapi badannya yang membesar,” jelas dokter sambil tersenyum lebar.

“Iya Dok. Anda benar,” jawab Mang Gembrot sambil tertawa kecil. “Apa yang harus saya lakukan agar turun berat badan?” tanya Mang Gembrot.

“Di usia Anda yang sudah tidak muda lagi, saya sarankan lakukan olahraga yang bukan jenis kompetisi seperti jalan kaki, jogging, renang, dan bersepeda,” jelas dokter.

“Wah bakalan cape itu Dok. Kalau melihat orang naik sepeda sambil membayangkan capenya, bisa menurunkan berat badan nggak, Dok?” tanya Mang Gembrot sambil bercanda.

“Bisa, Pak. Lihatin aja orang naik sepeda sambil berlari mengikuti di belakangnya. Pasti turun berat badannya,” jawab dokter sambil bercanda juga.

Keduanya tertawa sambil mengakhiri konsultasinya.

Saifulamri/ rumahmediagrup