Merawat Diri (1)

Makan Bersama.

Model pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus adalah direct instruction, yaitu pembelajaran yang langsung menekankan pada perubahan perilaku. Artinya materi yang disampaikan merupakan sesuatu yang harus langsung dipraktekkan. Hal ini memang sejalan dengan bobot kurikulum di SLB yaitu 60 persen ketrampilan.

SLB untuk peserta didik dengan hambatan intelegensi (dikenal dengan istilah SLB bagian C) mempunyai program khusus pengembangan diri. Pengembangan diri merupakan serangkaian kegiatan pengembangan dan latihan yang dilakukan oleh guru secara terencana dan terprogram terhadap peserta didiknya yang membutuhkan layanan khusus.

Peserta didik Tunagrahita merupakan individu yang mengalami hambatan intelegensi, gangguan koordinasi gerak motor dan sosial. Mereka membutuhkan materi pembelajaran sederhana agar dapat melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri.

Salah satu materi pokok yang wajib disampaikan di SLB bagian C adalah pembelajaran merawat diri. Ada beberapa teknik yang harus diperhatikan dalam pembelajaran pengembangan diri, yaitu :
1. Modeling yaitu menunjukkan pada anak apa yang harus dikerjakan.
2. Promting yaitu melakukan atau mengatakan sesuatu untuk membantu anak agar dapat mengerti apa yang harus dilakukan.
3. Fading yaitu mengurangi tuntutan secara bertahap sejalan dengan keberhasilan peserta didik.

4. Shaping yaitu membagi kegiatan dalam beberapa pentahapan caranya bagi pekerjaan/ kegiatan yang dimulai dari yang mudah ke yang sukar.

Gambar dokumen pribadi.

Materi pengembangan diri lebih ditekankan pada aktivitas kehidupan sehari-hari, dikenal dengan istilah ADL (Actifity of Daily living). ADL merupakan kemampuan dan ketrampilan seseorang dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali.

Kegiatan makan merupakan salah satu materi penting dalam ADL. So’ karena makan merupakan aktivitas penting, artinya jika ingin tetap hidup, maka harus makan.

Kegiatan makan bersama terbagi dalam beberapa tahap, yaitu :
1. Pengenalan peralatan makan.
Pada tahap ini guru mengenalkan nama-nama peralatan makan sampai anak benar-benar paham.
2. Mengajarkan adab makan,
meliputi mencuci tangan, duduk dengan tertib, berdo’a sebelum makan, makan dengan tangan kanan, tidak boleh berbicara saat makan sampai pengertian makanan tidak boleh berjatuhan.
3. Cara makan yaitu :

a. Ambilan makanan menggunakan sendok
b. Masukan nasi yang ada dalam sendok ke dalam mulut.
c. Kunyah nasi sampai halus
b. Telan nasi yang sudah halus.

Setelah makan jangan lupa cuci tangan.

Rumahmediagrup/srisuprapti