MUSLIM JANGAN ISLAMPHOBIA

Muslim Jangan Islamphobia

Hilangnya pemahaman yang benar tentang Islam membangun persepsi salah tentang ide yang berasal dari Islam. Islamphobia, sikap membenci Islam yang muncul dari kaum yang tidak berasal dari Islam dan tidak layak jika muncul dari kaum muslim.  Islamphobia merupakan penyakit yang menggerogoti pemikiran kaum Muslim sejak keruntuhan Islam pada 3 maret 1924. Penolakan dan kebencian terhadap ide Islam, padahal hanya iblis yang menolak perintah Allah. Pertempuran antara kebenaran dengan kebatilan yang terus berlangsung jika pengikut kebatilan itu masih ada.

Iblis berkata, “Tuhanku, karena Engkau telah memutus aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka (manusia) memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (TQS Al-Hijir: 39)

Hanya orang-orang yang terbujuk rayu iblis juga yang akan mengikuti jalan kesesatan.

“Demikianlah Kami telah menjadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan jin.” (TQS. Al-An’am: 112)

Akan terus ada yang memusuhi kaum Muslim dari golongan jin dan manusia. Harusnya kita jadilah Muslim yang wajar, wajar mengemban pemikiran Islam, wajar menerapkan hukum yang berasal dari Allah dan wajar memperjuangkan dalam kebangkitan kembali peradaban Islam.

Faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar terjadinya Islamphobia. Pertama adalah faktor eksternal, para pembenci Islam membuat framing bahwa Islam itu kejam hukum-hukum dalam Islam sadis, suka perang, ide-idenya mengancurkan dan memecah belah, melanggar hak azazi manusia, tidak manusiawi, kewajiban kerudung dan jilbab pada perempuan mengekang perempuan dan banyak lagi.

Para pembenci Islam atau musuh-musuh Allah berhasil menancapkan pemikiran rendah ini ditengah-tengah kaum muslim, sehingga berdampak takutnya kaum Muslim terhadap agamanya sendiri. Jika kita lihat fakta, hukum hari ini justru sarat kepentingan begitu juga dengan kepemimpinan.

Kedua adalah faktor internal, faktor ini dipengaruhi oleh pemahaman kaum muslim yang tidak kenal agamanya sendiri. Kaum Muslim kehilangan jati diri, krisis kepribadian sebagai muslim dan tidak tau sejarah kegemilangan agamanya sendiri.

Hingga cukuplah bagi para pembenci Islam meracuni kaum Muslim. Sehingga yang terjadi kaum Muslim sangat anti dan takut dengan agamanya sendiri “beragama  ya biasa-biasa saja” demikian yang sering terlontar dalam lisan mereka. Tidak ada yang ditakuti musuh Allah selain persatuan kaum muslim.

Cintailah Islam dengan sepenuh hati, mengamalkan setiap perbuatan, perkataan dan diamnya Rasulullah sebagai hukum di dalam kehidupan ini.

rumahmediagrup/firafaradillah