Nikmati Dengan Sempurna

Oleh : Hamni Azmi

“Kami kan belum punya kulkas, jadi buat nyimpan sayuran dan ikan jadinya susah.”

“Mau masak jadinya agak lambat Bu, maklum masih pake panci bukan Magic J*r.”

Beberpa pasangan muda yang kadang berbagi cerita dengan saya.

Enam belas tahun yang lalu saya juga pernah di posisi itu. Baru menikah. Suami bermodal uang 5 juta dari hasil menjual motor King nya. Yang kami gunakan untuk memulai hidup di bumi Sebamban.

Alhamdulillah, setelah suami bekerja di Pukesmas. Kami diamanahi untuk menempati rumah dinas dokter. Sehingga tidak perlu memikirkan tempat tinggal.

Kami baru bisa membeli kulkas satu pintu, setelah 1 tahun menikah. Dan sampai sekarang pun masih belum ganti. Ini awet atau pelit ya😊.

Saat belum punya kulkas, karena di desa ini pasar cuma 1 kali dalam se pekan. Hanya setiap hari senin. Saya pun beli sayur dan lauk yang cukup untuk satu pekan. Sayur kangkung dan bayam batangnya saya rendam di baskom yang ada airnya. Paling tidak bisa awet sampai hari kamis lah. Ikan atau ayam, seteleh dibersihkan, dibumbuin, dimasukkan ke plastik. Setelah itu numpang nitip di kulkas tetangga. 😁😁

Dan sampai sekarang saya belum punya magic j*r. Jadi masaknya pake panci yang ada dandangnya atau saringan di dalamnya. Setelah itu dimasukkan ke magic com.
Masih primitif banget ya di zaman yang serba digital ini.

Kami menikmati setiap proses kehidupan yang dilewati. Suatu hari nanti akan indah untuk diceritakan ke anak-anak untuk dijadikan pembelajaran.

Yakin saja bahwa segala kejadian di dunia ini berlangsung sesuai aturanNya. Apabila berlaku baik, maka kebaikan pun tak akan pernah mau pergi meninggalkan. Sunnatullah hidup akan makin baik.

Pesan yang ingin disampaikan, nikmati apa yang diamanahkan Allah kepada kita dengan sempurna.

Barakallahu fiikum

Rumahmediagrup/ Hamni Azmi

Sumber foto : koleksi pribadi