Nubar/Antologi Mei

Sssssttttt…. Mau ngintip cerita fiksi analogiku yang sekarang??? Boleh sih, tapi dikiiit aja, klo penasaran bisa PO bukunya, dijamin gak kecewa. Selalu ada kejutan di Nubar Rumah Media, tentunya bersama penulis keren lainnya, mau ngintip?? Ayukk..

Judul buku :

Gapai Bias Mentariku

Tema : motivasi hidup seseorang yang sedang berjuang melawan kegagalan dan rasa putus asa hingga menjadi sosok inspiratif yang cemerlang.

“Mutiara Kembali Bersinar”

“Astaghfirullah haladzim! Din…Dini…, Sadar Din. Pak e, Buk e…!! Cepat kesini Dini lagi gawat!”
aku berteriak spontan memanggil kedua orangtuaku. Jantungku berdegup kencang, rasa panik cemas dan kuatir bercampur aduk atas keselamatan nyawa saudariku.

Darah segar mengalir dari pergelangan tangan kirinya. Sepertinya dia sedang depresi berat sehingga ingin segera mengakhiri hidupnya dengan pisau cater untuk menyayat urat nadinya. Digenggamannya ada secarik kertas yang bertuliskan

“maafkan Dini, Buk e..pak e dan mbak laras aku ingin menjemput ayah dan ibu kandungku agar bisa kembali bersama dialamnya”.

Kepanikan melanda rumahku, para tetanggapun datang bergerombol mengerumuni teras depan. Mobil ambulans segera tiba, petugas kesehatan dengan cekatan segera memberikan pertolongan pertama pada Dini, kondisinya pucat tergolek lemas.

Dibunyikannya cirene, lampu merah berputar-putar menyala, ngiung…ngiung…
mengaum… melesat memecah keramaian. Buk e dan aku tak henti-hentinya menangis, cemas dan khawatir. Menyesalkan kejadian itu

Hampir tiga jam menjalani perawatan di ruang UGD, Akhirnya dokter yang menanganinya datang membawa kabar. Bahwa Dini……

Kira-kira ada apa dengan Dini? Mengapa dia sampai melakukan kebodohan itu? Apakah Dini terselamatkan dari maut?

Baca sendiri di bukunya nanti ya….

Lelly Hapsari/RumahMedia