Pandemi Corona, Mari Langitkan Ikhtiar Kita

Indonesia LockDown, setelah diumumkannya Menteri Perhubungan positif suspect corona pada Sabtu 14 Maret 2020. Indonesia memang terhitung lamban dalam merespon isu corona ini. Bahkan cenderung pongah dan abai.

Bisa jadi ini adalah teguran Ilahi kepada penguasa Indonesia yang awalnya memandang corona ini hanya main-main saja. Namun, bagaimanapun masalah ini harus direspon, dan membutuhkan kekompakan seluruh rakyat Indonesia, dari tataran akar rumput sampai ke penguasa. Sehingga pandemi corona ini bisa segera teratasi.

Banyak artikel yang mengajak untuk mencegah dan mendeteksi corona secara dini jika terjadi serangan. Namun, ketika seluruh upaya sudah dilakukan, maka yang terakhir adalah melangitkan ikhtiar dengan doa-doa. Bukankah Allah tidak akan menurunkan penyakit melainkan beserta obatnya. Saat inilah waktunya, jika selama ini alpa untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, maka kita harus segera bangkit dan menyongsongnya.

Di antara doa dan dzikir yang dapat dimunajatkan kepada Allah Swt:
سورة الفاتحة
المعوذات (سورة الإخلاص وسورة الفلق وسورة الناس)

اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ اَلَّذِى لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ

“Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang hidup kekal serta terus menerus mengurus (makhluk); dan aku bertobat kepada-Nya.” (minimal 10x)

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“(Aku berlindung) dengan Nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu di bumi dan di langit yang bisa membahayakan. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” (3 kali)

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya. (3 kali)

Lalu doa berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ، وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّئِ الأَسْقَامِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit sopak, gila, kusta, dan dari segala penyakit yang buruk/mengerikan lainnya.

اللَّهُمَّ إِنِّي اعوذ بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ ، وَسُوءِ الْقَضَاءِ ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ


Ya Allâh, kami berlindung kepada-Mu dari beratnya musibah yang tak

mampu ditanggung, dari datangnya sebab-sebab kebinasaan, dari buruknya akibat apa yang telah ditakdirkan, dan gembiranya musuh atas penderitaan yang menimpa.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ


“ Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu