PARA HIPOKRIT

Para Hipokrit

Mengaku sebagai seorang Muslim namun tak menunjukan kewajaranya menjadi Muslim. Begitu mudah arus dunia fana memporak-porandakan keteguhan hatinya. Bayangan kemewahan tampuk kekuasaan. Lupa  kehidupan akhirat, tak akan ada satupun yang akan terlewat dalam penghisaban.

Hai manusia, apakah yang Telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah. Yang Telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang. Dalam bentuk apa saja yang dia kehendaki, dia menyusun tubuhmu. (TQS. Al-Infithar: 6-8)

Dengan sombong membuat hukum sesuai kehendaknya, sehingga hukum menjadi tunduk dihadapan uang, mengelola sumber daya alam dengan bebas, dimiliki tanpa batas. Sama sekali tak menggunakan aturan yang telah ditetapkan pemiliknya. Mengingkari janji-janji manis yang telah dilontarkan, membuat kita selalu berada dalam lingkaran rayuan para hipokrit.

Manusia berserikat dalam tiga hal: air, padang dan api (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Al-Baihaqi)

Seluruh objek yang tergolong air seperti: Sungai, laut, pantai, danau dll), Padangan, gunung, hutan, daratan dan sumber daya tambang, minyak, gas adalah milik umum (dimiliki semua individu rakyat) yang harus dikelola negara dan tak boleh dimiliki secara perorangan. Namun kini, semua itu bebas dimiliki oleh siapa saja. Korporasi, asing yang semakin banyak bercokol diwilayah-wilayah Indonesia.

Narasi-narasi lembut nan melenakan, seolah memberi secercah harapan, namun palsu. Terlalu sering dikhianati harusnya membuat kita berhenti berahap pada manusia. Kita harusnya bisa belajar bahwa hukum buatan manusia itu lemah dan rusak. Indonesia ini milik Allah, kembalikan pada-Nya, dan terapkan aturan-Nya.

Siapa Para hipokrit?

Menurut KBBI hipokrit adalah munafik; orang yang suka berpura-pura. Siapa saja yang mengecam suatu peristiwa namun tak bertindak dengan kekuasaan yang dimiliki, semua yang memberikan janji-janji namun tak ditepati, dan untuk semua yang diberi wewenang namun abai.

“Ada tiga tanda orang munafik: jika berkata, berdusta; jika berjanji, ingkar; jika diberi amanah, kianat” (HR. Al-Bukhari)

Terlihat peduli, namun nyatanya justru menjajah, memalak, menyusahkan dengan kebijakan-kebijakan kejam yang mencekik.

rumahmediagrup/firafaradillah