Pembentukan Karakter Anak Dimulai Sejak Dalam Kandungan

Pembentukan karakter anak dimulai sejak dalam kandungan.”

Karakter seorang anak dibangun dan dibentuk sejak usia dini bahkan sejak di dalam kandungan.

Berikut faktor yang memengaruhi pembentukan karakter anak, antara lain:

  1. Faktor pribadi diri anak yang bersangkutan biasanya mencakup nilai dan macam-macam norma yang ditanamkan oleh keluarga.
  2. Faktor lingkungan memberikan sumbangsih yang tidak sekiti terhadap pembentukan karakter anak.

Menurut ahli, setidaknya ada sembilan nilai dasar yang harus ditanamkan kepada seorang anak:

  1. Nilai-nilai agama
  2. Bertanggungjawab
  3. Sifat jujur dan diplomatis
  4. Rasa hormat dan sopan santun
  5. Penolong dan kerjasama
  6. Percaya diri, kreatif dan kerja keras
  7. Kepemimpinan dan keadilan
  8. Tidak sombong dan rendah hati
  9. Cinta damai, persatuan dan nilai-nilai toleransi

Kesembilan nilai tersebut sebaiknya ditanamkan melalui keteladanan, bukan hanya secara lisan. Karena seorang anak lebih cepat belajar dengan cara mengamati apa yang dilakukan oleh orang tuanya. (Sumber: guruppkn)

Sementara itu, berdasarkan penelitian, suasana ibu selama hamil dapat memengaruhi perkembangan anak. Implikasi potensial dari proses lingkungan yang terbukti memengaruhi perilaku gen tanpa mengubah DNA. Dalam perkembangan janin, otak kanan yang memengaruhi rasa serta kreativitas lebih berkembang dibandingkan otak kiri yang mengatur bahasa, pemikiran abstrak dan penalaran.

Setelah bayi lahir hingga usia dua tahun, otak kiri berkembang bersamaan dengan kemampuan bahasa. Masa kehamilan adalah proses belajar. Janin dalam rahim ibu menyerap komunikasi dari ibu dan dunia luar. (Sumber: Tempo)

Ternyata selain terjadinya pembentukan dan pertumbuhan secara fisik, bayi dalam kandungan juga mengalami pembentukan dan pertumbuhan kepribadiannya. Banyak silang pendapat para ahli tentang apakah kepribadian yang terbentuk dalam kandungan tersebut telah lengkap atau belum.

Namun berdasarkan penelitian terhadap ibu yang pernah mengandung lebih dari satu anak, didapatkan gambaran yang berbeda antara saat mengandung anak yang satu dengan yang lainnya. Kemudian hal ini ternyata terbukti mempengaruhi perbedaan karakter anak yang berlangsung hingga sang anak tumbuh dewasa.

Pada akhirnya, para ahli sependapat bahwa, baik sifat pembawaan (aangeboren) maupun peran lingkungan (experience) akan saling berinteraksi satu dengan lainnya sehingga keduanya sama-sama menentukan ciri-ciri fisik sekaligus sifat-sifat psikologis seorang anak.

Makanya, sangat penting bagi seorang ibu memperhatikan pendidikan anak sejak dalam kandungan. Caranya adalah menanamkan dalam diri ibu sikap dan perasaan positif selama hamil. Karena ternyata sejak dalam kandungan manusia sudak mulai membentuk kepribadiannya.

rumahmediagrup/emmyherlina

6 comments

        1. Soalnya, sudah terlanjur kejadian, sedih sepanjang kehamilan. Pas momen ayahku meninggal pas hamil anak pertama. Hiks. 😭😭

          1. Oia..peluuuuk erat.tapi bismillah yakin bisa diperbaiki mbak.pakai MP.semangat selalu mbak Emmy🤗🤗

Comments are closed.