Pendusta

Karya Nurilatih

Pendusta terbesar di dunia adalah para ibunda
Seburuk apa suasana ibu akan mengatakan baik-baik saja
Ketika anak butuh biaya
dan dompet tinggal sekat
Maka imajinasi dusta ibunda berarak bagai awan
Meluncur tanpa menyimpan rasa
Uang kiyai kanjeng angan bersarang
Kikiskan dari ruang harapan

Saat ananda mengeluhkan beban hidup
Ibunda tak perlu mengatasnamakan cinta
Seketika hatinyanya iba
Kesanggupan selalu melunakkan kepenatan meski menguras daya

Saat rebah menjemput keleluasaan suasana tenang tak terkejar oleh tuntutan
Terbayang sekelebat anak anaknya
Saat menanyakan mengapa ibu menangis meneteskan airmata?
Adakah yang ananda salah lakukan?
Serta merta bereksplorasi dalam keahlian dusta
Irisan bawang merah menjadi korban kambing hitamnya

Dan sederet doa dan nasihat untuk ananda diluncurkan
“baik-baiklah kamu dalam menatap masa depanmu. Semoga kuat hatimu”

Asparaga, 28 Agustus 2020