Penjual Di Peron KA

Adanya fasilitas umum baru biasanya ditandai dengan menggeliatnya ekonomi di lingkungan sekitarnya. Demikian juga yang terjadi di area Stasiun Cibitung. Ada banyak kisah dan cerita.

Penggusuran pemukiman yang menyisakan suka dan duka. Suka karena mendapat ganti rugi sampai milyaran. Namun juga menyisakan duka yang tak dapat tergantikan karena hilangnya kenangan dan cerita.

Namun ada satu yang bagi saya unik. Letaknya tepat di dekat stasiun Cibitung. Ada warung kecil dengan tulisan besar. Jika calon penumpang ingin membeli mereka tak perlu turun dari peron, cukup teriak panggil penjualnya saja.

Peron kereta dibangun cukup tinggi, sehingga jika penumpang kereta akan masuk ke kereta cukup melangkah saja. Tak perlu menggunakan tangga yang biasa disediakan di stasiun.

Sebenarnya cukup beresiko berjualan di pinggir rel kereta mengingat padatnya jadwal kereta yang lalu lalang. Diperlukan ketangkasan dan respon cepat ketika melayani pembeli.

Entah mengapa pihak terkait tak memberi peringatan ataupun himbauan, karena menyangkut keselamatan nyawa seseorang. Namun di sisi lain pemenuhan kebutuhan sehari-hari harus tercukupi demi keluarga.

Sebagai warga yang sering menggunakan moda transportasi commuter line, hanya berharap semoga tak terjadi hal-hal yang dapat merugikan salah satu pihak. Ekonomi menjadi salah satu alasan mengapa mereka berjualan di pinggiran rel kereta.

Sumber gambar : Koleksi pribadi

rumahmediagrup/ She’scafajar