Percik Kemerdekaan

Percik Kemerdekaan

Patut kita syukuri anugerah kemerdekaan yang telah diperjuangan oleh para pahlawan bangsa, sehingga pada hari ini kita dapat menikmati yang namanya kemerdekaan.

Para pemimpin negeri membangun di sana sini dalam berbagai bidang untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya. Akses trasportasi berupa jalan darat maupun laut beserta sarana pendukungnya terus dikembangkan, sehingga diharapkan penduduk yang tinggal di pelosok pun nantinya dapat menikmati kemudahan dan kenyamanan dalam bepergian serta dapat berinteraksi dengan dunia luar secara leluasa.

Pemerintah juga mendukung upaya-upaya pencerdasan anak bangsa dengan memberikan dana bantuan pendidikan berupa beasiswa dan semacamnya, sehingga harapannya tidak ada lagi yang tidak bersekolah atau putus sekolah gara-gara tidak punya biaya.

Perekonomian pun demikian, semenjak alam kemerdekaan ekonomi negara terus dipacu agar tumbuh signifikan, hingga akhirnya negara ini pernah swasembada pangan, saat itu ketersediaan pangan dalam negeri melimpah, sehingga dapat melakukan ekspor ke negara-negara luar.

Bidang teknologi juga tak kalah bersinar dengan negara-negara lain. Bumi pertiwi ini pernah melahirkan seorang putra terbaik bangsa yang sumbangsihnya di bidang teknologi membuat Indonesia semakin di pandang dan diakui oleh di dunia. Bahkan karyanya sampai detik ini masih berjaya dan digunakan oleh negara-negara di dunia.

Rasanya sulit negara bisa berbuat banyak untuk rakyatnya bila masih di bawah belenggu penjajahan. Kemerdekaan meniscayakan para pemimpin negeri leluasa untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. Tanpa kemerdekaan rasanya mustahil kemajuan ini itu di berbagai bidang berhasil dicapai.

Memperjuangkan kemerdekaan tidaklah mudah. Lebih sulit lagi mempertahankannya. Kita dituntut untuk mengisi kemerdekaan yang telah dengan susah payah diperjuangan oleh para pahlawan ini dengan segenap tenaga sesuai dengan kemampuan dan keahlian kita di bidang masing-masing.

Semoga Indonesia menjadi negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur. Aamiin.

(rumahmediagrup/wahyudinaufath)

Gambar: pixabay