Perjalanan Ini

Perjalanan Ini

🎵🎵🎵
Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan,
Sayang engkau tak turut di sampingku, Kawan ….”

Lamat-lamat terdengar lagu ‘Berita Kepada Kawan’ yang dinyanyikan oleh Ebiet G. Ade, terngiang memenuhi ruang kepala.

Lydia meringkuk murung di pinggir jendela. Seperti hari-hari yang sudah berlalu hingga ribuan purnama. Kehilangan gairah untuk merawat diri, bertahun-tahun lamanya larut dalam kehilangan.

🎵🎵🎵
Kawan, coba dengar apa jawabnya …
Ketika ia kutanya mengapa.
Bapak ibunya telah lama mati,
Ditelan bencana alam ini.

Liburan yang menyenangkan bersama keluarga tercinta di sebuah villa mewah pinggir pantai, seketika berubah menjadi bencana. Ombak tinggi menggulung semua benda yang menghalanginya. Mengaduk pasir, air, benda beserta makhluk hidup yang hanyut terbawa arus maha hebat.

Suasana mencekam di mana manusia kehilangan segala daya. Pasrah memohon akan pertolongan dari Tuhannya.

Di depan mata Lydia, kedua orang tua serta adik perempuannya terseret air laut. Dengan kekuatan penuh menarik semua yang ada di sekitarnya, tanpa memberikan Lydia kesempatan untuk meraih tangan ketiga orang yang dicintainya.

🎵🎵🎵
Tinggal aku sendiri, terpaku menatap langit …
Barangkali di sana ada jawabnya,
Mengapa di tanahku terjadi bencana.”

Bumi luluh lantak. Pantai nan indah menjelma menjadi timbunan pasir dan puing-puing bangunan, tumpang tindih berantakan. Di antara tumpukan berbagai benda yang berserakan, Lydia menemukan boneka kesayangan adik perempuannya. Sedangkan adik serta bapak-ibunya ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

🎵🎵🎵
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita,
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa.
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita.
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang.

Ditulis ulang dari :
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10158000028542847&id=748347846

rumahmediagrup/arsdiani