POTENSI MANUSIA (BAGIAN 5)

POTENSI MANUSIA (BAGIAN 5)

Oleh Puji Yuli

Naluri beragama (ghorizah taddayyun) itu butuh dipenuhi oleh manusia secara fitrah. Apabila tidak dipenuhi maka manusia akan galau dan gelisah alias stres. Sehingga disadari ataupun tidak bahwa manusia secara fitrah itu lemah, terbatas dan butuh kepada yang lainnya dalam menjalani hidup ini. Manusia itu pasti butuh kepada Allah SWT sebagai pencipta dan pengatur dalam kehidupan agar bisa selamat dalam kehidupan dunia dan akhirat .

Manusia itu bisa menggunakan akalnya untuk berfikir tentang kebutuhan manusia akan pentingnya agama yang benar. Ini bisa dilakukan oleh manusia dengan melihat dan mengamati hasil ciptaan Allah SWT yang ada di daratan dan lautan. Bisa juga melihat apa yang ada di dalam tubuhnya seperti adanya jantung yang tidak berhenti untuk bernafas . Juga bisa melihat adanya manusia yang hidup dan manusia yang meninggal dunia setiap saat.

Selain itu, manusia bisa merenungkan tentang fenomena alam semesta ini . Yaitu adanya siang dan malam juga adanya langit yang bisa berdiri kokoh tanpa tiang penyangga. Maupun adanya bumi yang dihamparkan juga adanya gunung gunung maupun hewan dan tumbuhan. Pasti semuanya ini ada yang menciptakan dan mengatur tentang alam, manusia dan kehidupan. Yaitu Allah SWT sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran surat Al ikhlas ayat 1 sampai ayat 4.

Didalam Alquran yaitu surah Al ikhlas dijelaskan bahwa Allah SWT itu Maha kuasa dan tempat bergantung segala sesuatu. Allah SWT itu tidak beranak dan tidak diperanakkan juga berbeda dengan makhluknya tentunya kekal, abadi. Kita bisa mengetahui bahwa Allah SWT adalah Tuhan pencipta dan pengatur atas manusia, alam semesta dan kehidupan ini dengan dalil aqli (proses berpikir) dan dalil naqli (Alquran).

Puji