PPDB Online tapi Off-line

PPDB Online tapi Off-line

Akhir tahun ajaran di depan mata. Tahun ajaran baru segera disiapkan. Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mulai sibuk. Pak Yusuf menjadi salah satu panitia tahun ini.

“Pak Yusuf, tolong buatkan formulir online. Itu perintah dari kepala sekolah,” perintah Ibu Cici, ketua panitia. Ia menyampaikan apa yang diminta oleh kepseknya.

“Baik, Pak,” jawab pak Yusuf, dengan semangat.

Tak lama kemudian pak Yusuf membuat googleform. Beliau melengkapi dengan beberapa poin yang harus diisi. Urusan IT beliau termasuk jagonya di sekolah itu.

“Bu Cicih, formulirnya sudah jadi. Saya buatkan grup PPDB, ya? Agar memasukkan seluruh kontak perwakilan guru dari setiap SD sekitar,” kata Pak Yusuf kepada Bu Cicih.

“Iya, Pak Yusuf. Masukkan juga seluruh panitia PPDB,” kata bu Cicih.

“Baik, Bu,” jawab pak Yusuf.

Pak Yusuf sudah membuatkan formulir online. Ia juga sudah membuat whatsapp grup agar memudahkan penyampaian info dan komunikasi. Formulir juga di-share di grup tersebut.

Sudah saatnya penutupan pendaftaran PPDB namun baru ada satu sekolah yang mengisi formulir online. Kemudian, panitia menghubungi secara japri kepada setiap guru perwakilan masing-masing sekolah yang ada di grup tersebut. Ternyata mereka tidak memahami cara mengisi formulir online. Walhasil, mereka mengisi formulir offline.

Rumahmediagrup/saifulamri