Puisi “Nikmat Ujian Penyintas Depresi dan Bipolar”

Puisi “Nikmat Ujian Penyintas Depresi dan Bipolar”

Oleh : Ribka ImaRi

Ketika bangun pagi
Dapati diri ini tak berarti
Tujuan hidup menguap
Semua hirap lenyap

Terasa sunyi sepi
Merasa sendiri
Meski ada suami
Dan anak di sisi

Jelang tengah hari
Emosi semakin menjadi
Tiba-tiba mendera gelora
Sekejap menyiksa raga

Kilatan benci semakin anggara
Saban hari kian membuncah
Pair jantungku kesan amarah
Menghancurkan sukma

Masa lalu bagai akara
Saban waktu penuh anca
Dalam aksa berkaca-kaca
Hambar tanpa harsa

Di ujung senja
Keadaan makin merana
Belungsang tak terhindar
Sulit membancang sabar

Terasa sia-sia sarwa adorasi
Hati masgyul tak teratasi
Letih nyawa
Lemah daksa

Kala itu atma tiada paham
Apa yang sedang terjadi
Pada diri yang awam
Tetapi harus sadar diri

Tuk ajun mencari tahu
Mengapa hati gelabah
Menangis tumpu tergugu
Bagai bocah kecil pasrah

Dalam kegelapan malam
Bentangkan sajadah
Memohon aksama
Dengan segenap rasa

Tak ingin sumarah
Kobarkan perjuangan
Pasrah bukan berarti menyerah
Tak berobat jangan

Tanamkan terus dan patri
Ini semua ujian
Yang harus dikerjakan
Dengan sepenuh hati

Rasakan sakit tak kasat mata
Meski tak ada yang bisa menerima
Tak mengapa
Siap seraya bahagia nantinya

Ini bukan musibah
Terima dengan tabah
Sebagai sarana
Perbaikan jiwa

Hembuskan keyakinkan
Ini hanya sementara
Di buana yang fana
Akan ada nikmat dibalik cobaan

Seorang survivor
Pernah bicara kotor
Kini bisa menjadi mentor
Betapa hanya karya Sang Creator

Sungguh semua ada hikmah-Nya
Tak bisa diungkap dengan kata
Tak terukur dengan entitas
Hanya Ia yang menjadikan pantas

Inilah nikmat ujian sejati
Jadikan kesempatan menata hati
Untuk jadi pribadi
Yang lebih baik lagi

-Ribka ImaRi-
Sokaraja, 16 Oktober 2019

#Nubar
#NulisBareng
#Level4
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week3
#Day16
#RabuTemaPuisiNikmatUjian
#RNB33
#rumahmediagrup

Mohon izin setor kepada para Admin :
Emmy Herlina
Asri Susilaningrum
Lelly Hepsarini
Hadiyati Triono
Syarifah Nur Adni
Hayfa Ega Farzana Rafie
Siti Rachmawati M
Fuatuttaqwiyah El-adiba
Melani Pimpom Pryta Dewi