Ramadhanmu Sepi Kala Pandemi? Ini Cara Memeriahkannya!

Tak terasa covid 19 bergulir bagai bola salju, makin membesar tak terkendali. Usaha untuk meminimalisir penyebarannya belum menunjukkan pola yang positif. Sampai akhirnya, ramadhan tiba di penghujung mata.

Ramadhan tiba, ramadhan tiba, Marhaban ya Ramadhan! Iklan sirup khas ramadhan mulai tayang di televisi, iklan program ramadhan makin menghiasi layar kaca. Namun, ada yang berbeda kali ini. Ramadhanmu akan sendirian tanpa ditemani keluarga spesial. Ramadhanmu akan sepi tanpa bukber. Ramadhanmu akan sepi tanpa  gelas-gelas penuh sirup. Ramadhanmu kini tanpa tarawih di masjid. Sahurmu kini terasa dingin. Dan pada akhirnya, qodarullah ramadhanmu kini akan just stay at home.

Perlukah bersedih? Perlukah menekuri kesepian ini? Apakah ramadhan yang beda suasananya ini akan kita anggap kemalangan? Big no no ya Sobat. Ayo, perlahan siapkan dari sekarang amunisimu untuk menyambut Ramadhan Karim. Siapkan doa-doa terbaikmu di kala ramadhan. Sebuah kesempatan luar biasa memohon padaNYa agar wabah ini cepat berlalu.

Tak perlu sedih berlarut-larut, Alloh bersama kita. Yakinlah mampu untuk melewatinya. Karena pada akhirnya, kita akan menjumpai sepi. Ya, sepi di alam sesudah dunia. Meriahkan ramadhan sepimu kali ini dengan kesempatan untuk lebih khusyuk, berikut caranya:

Saatnya perbanyak putaran. Bukan menganjurkan untuk sering berlari keliling lapangan ya, Sobat. Maksudnya adalah perbanyak putaran khatammu. Targetkan berapa kali khatam Al Quran selama ramadhan. Tentukan waktu yang pas untuk membaca Al Quran. Misal, sebelum berbuka puasa, sesudah salat magrib dan selepas salat tarawih. Kita harus tetap jaga kondisi tubuh dan mood kita agar tidak loyo di akhir ramadhan. Alih-alih semangat mengkhatamkan dengan membaca Al Quran sampai tengah malam, malah kesehatan terganggu di penghujung ramadhan.

Pilah-pilih kegiatan yang bermanfaat.  Mumpung #dirumahaja, yuk mulai saring agar melakukan kegiatan yang mendapatkan pahala seperti belajar bahasa arab, mengikuti kajian online, membaca sirah nabawiyah dan lainnya. Bagi para orang tua juga bisa lho ajak anak-anak ikut mengkaji islam lebih mendalam. Terkesan idealis memang, tapi terbukti banyak yang berhasil. Siapa tahu setelah ramadhan makin tertarik mendalaminya?

Rumahmu surgamu atau home sweet home.  Ayo mulai permak rumahmu agar lebih rapi. Rapi bukan berarti mahal ya, paling tidak rumput-rumput di sekitar rumah bersih. Sarang laba-laba tidak kelihatan, betul kan Sobat?

Aktif di lingkungan sosial. Wah, lagi musim corona bagaimana mau aktif? Cari kegiatan yang mudah ya Sobat seperti berdonasi tanpa melibatkan diri ke lapangan. Jikapun menjadi tenaga lapangan maka jagalah perlengkapan perlindungan diri kalian.

Ehm, ada tambahan lagi Sobat? Silakan tulis di kolom komentar ya, Sobat. Selamat menunaikan Ramadhanmu kali ini dengan cerita yang berbeda.

Rumahmediagrup/nurfitriagustin

Sumber gambar: pixabay