Renjana Terhempas

Mencoba menoreh pena, tercipta Puisi Akrostik. Hasilnya masih kasar, karena belum lihai menguntai kata, yang harus mengikuti huruf awal yang membentuk kata secara vertikal.

Renjana Terhempas

Ruang rindu di hatimu

Entah tersirat untuk siapa

Nuansa hatimu goyah 

Jangan kau kata masih rindukan aku

Antara cinta dan dustamu

Nestapa kau beri untukku

Alih-alih serunai bersuara sendu

Tutup cerita indah berdua

Enggan ku meratap

Rintihan sendu mengingatmu

Helaan nafas makin berat

Enyahlah kau dari pandanganku

Merutuk saat wajahmu masih membayang

Puing hati tak kan tertata lagi 

Aku hempaskan rasa

Saat senandung rindu tak lagi berirama merdu

rumahmediagrup/hadiyatitriono