Rukun Sedari Muda, Bahagia Menua Bersama

Rukun Sedari Muda, Bahagia Menua Bersama

Sejak kecil anak-anak perlu diajarkan untuk menghormati saudara yang lebih tua dan menyayangi saudara yang lebih muda. Orangtua perlu menanamkan kecintaan kepada saudara kandung sejak dini. Menjelaskan bahwa “kakak” adalah saudara tua yang perlu dihormati, dan “adik” adalah saudara muda yang wajib disayangi.

Barangsiapa tidak menyayangi anak kecil kami dan tidak mengenal hak orangtua kami maka bukan termasuk golongan kami.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adab, lihat Shahih Al-Adab Al-Mufrad no. 271)

Ketika saudara yang muda dan yang tua sudah mampu saling mengerti posisi masing-masing, maka akan tercipta keharmonisan dalam keluarga.

Tidak selalu yang tua itu lebih dewasa dan selalu benar dalam mengambil keputusan. Karena kedewasaan itu tidak memandang umur. Bisa juga yang muda dengan pemikirannya yang maju, mampu bersikap lebih bijaksana.

Jika ada permasalahan yang terjadi di antara saudara kandung, maka selayaknya bisa disikapi dengan hati lapang. Berbeda pemikiran itu wajar, tetapi jangan sampai membuat jarak yang lebar satu sama lain.

Memiliki kebesaran hati untuk saling memaafkan antar saudara, harus diajarkan orangtua sejak dini.

Namanya saudara kandung, kalau pas rukun ya akan terlihat akur. Tapi kalau pas lagi bertengkar, jangan sampai hubungan kekerabatannya retak. Ada pepatah yang bilang saudara itu kalau jauh selalu dirindu, tapi kalau dekat saling beradu argumen.

Begitu juga setelah menikah dan membentuk keluarga masing-masing. Kedekatan harus terus terjalin. Saling membantu dan meringankan beban satu sama lain.

Dekat namun tidak melekat. Artinya mengedepankan rasa asah, asih, dan asuh. Tetap memperhatikan dan meluangkan waktu untuk berbagi cerita, tapi mampu menjaga privasi rumah tangga masing-masing.

Semoga Allah mampukan kita bisa menjalin hubungan baik dengan saudara kandung sampai menua.

Karena melihat semua anak dan cucunya bisa hidup rukun sampai tua, adalah hadiah yang indah bagi orangtua yang masih hidup.

Barakallahu fiikum.

rumahmediagrup/siskahamira