Saat Butuh, Kau Temui Aku

Saat Butuh, Kau Temui Aku

Kenalan, kerabat, saudara kita, salah satu dari mereka pasti ada yang jarang bahkan tidak berkomunikasi intens dengan kita, tiba-tiba datang silaturahmi. 

Kedatangannya bukan silaturahmi biasa karena kangen, tapi punya misi udang di balik batu. Ngobrol basa basi, ujung-ujungnya minta bantuan. Jengkel, dongkol, kesal, pasti timbul reaksi itu. 

Sekian lama tidak muncul, kok tiba-tiba nyusahin. Harus bagaimana menanggapinya. 

Setiap kajian dalam pengajian dan saat tertimpa masalah, selalu diarahkan agar kita berpulang pada kaidah agama. 

Inilah bunyi salah satu hadis. 

“Barang siapa yang meringankan beban dan kesulitan orang mukmin, maka Allah akan melapangkan kesulitannya di hari akhirat kelak. Barang siapa yang memudahkan orang lain, Allah juga akan mempermudah urusannya di dunia dan akhirat” (HR Muslim)

Masya Allah, ada dua keuntungan yang didapat orang yang suka meringankan beban orang lain dan menolong orang yang sedang kesulitan.

Pertama, orang yang suka menolong dan membantu orang lain akan diringankan beban dan kesulitannya di hari kiamat nanti.

Kedua, Allah S.W.T tidak hanya memudahkan urusannya di hari akhirat kelak, tapi urusan dan kesulitannya di dunia juga dipermudah.

Semoga sekarang kita bisa lebih ikhlas dalam menolong sesama, walaupun ia datang saat butuh saja. Keadaan ini juga menunjukkan bahwa kita dipercaya mampu untuk membantunya. Bukankah tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Jadilah seperti lilin yang baru dicari orang saat lampu mati atau dalam kegelapan.

Wallahualam bishawab

rumahmediagrup/hadiyatitriono