Saat Senja

Saat Senja


Duduk di sebuah kursi kayu
Bersandar pada sebilah yang mulai rapuh
Menikmati senja yang mulai meredup

Berteman secangkir kopi panas
Coba usir dingin yang mulai berdatangan
Seiring detik yang mulai berlarian

Lamunanku berterbangan
Seakan berjuta sayap di setiap senti

Menari di udara
Mencari

Hingga akhirnya berhenti di satu wajah
Membuatku tercenung sesaat

Dimanakah dia kini?

Sudah lama tak kudengar kabar berita
Ada rindu yang terselip dalam hembus nafas
Penasaran
Namun enggan

Pernah bersatu dalam pikiran
Tapi akhirnya berbeda jalan
Dua hati tak sanggup luluhkan ego
Hingga memilih berpisah
Dan menghilang dari kalbu

Kepada senja aku bertanya
"Adakah dia merasa yang sama?"

Merindukan rindu yang pernah ada
Menyimpan cinta yang pernah tergenggam

Senja tak menjawab
Dia hanya terdiam
Dan mulai menghilang di balik selimut awan

Saat senja

Ketika hati resah merindu


D3100 18-55 mm
Snapseed
Bandung Barat






rumahmediagrup/masmuspoetrygraphy