Sajak Ibu

Sajak Ibu

buaian itu masih terayun
bergeming walau masa terus menjulur
ada dendang tersisa di sela anyaman kain gendongan
lembut menyusup di antara detak jantungku

buaian itu berayun teratur
bersama lantunan puji di tengah sunyi yang gulita
ketika pintu langit terbuka,
menyambut doa yang meruap dari hati yang tunduk

buaian itu mengiringi langkahku
menaungi dari sengatan mentari kehidupan
tempat aku pulang, tempat mengadu dan merebah

kini dendangnya tak lagi buluh perindu,
tangan halusnya berhias alur jejak usia
tapi buaian itu, Ibu
akan selalu berayun hingga langkahku terhenti

Bandung, 15 Desember 2018

Sumber gambar: galeri Rumedia


#rumahmediagrup
#latihanmenuliskomunitas
#miradjajadiredja