Santun Menyapa Kenangan

Santun Menyapa Kenangan

Kenangan adalah jejak perjalanan rasa. Meninggalkan kesan yang membekas di dalam hati. Tidak luntur meski usia semakin menua.

Belajar santun menyapa kenangan. Menjeda waktu, menikmati setiap memori yang seolah terputar lagi. Ketika masa lalu menyeruak membawa sepenggal cerita.

Hati-hati dengan hati. Boleh saja menikmati manisnya, asal jangan sampai tenggelam di dalamnya.
Masa lalu tetaplah sebuah cerita yang telah usai.

Memungut serpihan hikmah. Khilaf yang pernah terselip, semoga mampu mengundang maaf. Melapangkan dada menerima kenyataan bahwa diri pernah menjadi alpa.

Manis-getirnya pertemanan. Tulus-modusnya persahabatan. Dan keras-lembutnya bulir cinta menyapa, adalah kenyataan yang tak terelakkan. Semua hadir untuk mendewasakan langkah.

Berikan sejenak ruang kepada hati.
Untuk menyampaikan terima kasih kepada cerita lama. Untuk menguat kembali setelah mengingat pendar kenangan.
Dan untuk tetap berdiri, menaklukkan semua candunya.

Kini, saatnya kembali mantapkan langkah. Menghargai apa yang telah berlalu, dan tetap menjaga perasaan, apa yang ada di genggaman.
Meletakkan semuanya pada porsi yang pas. Sehingga tak ada hati yang tersakiti. Dan tak ada hati yang menyimpan benci.

Welcome, Happy ending!

rumahmediagrup/siskahamira

One comment

Comments are closed.