Satu Yang Tersisa

Satu Yang Tersisa


Ada satu yang tersembunyi
Terangkai dalam untaian waktu
Tersimpan rapi dibalik tabir sunyi

Malam indah yang banyak dicari

Jutaan hati tanpa lelah menanti
Berharap ia sudi hampiri
Singgah sejenak hingga fajar mengetuk pagi

Istimewakah ia?
Berhargakah kehadirannya ?

Betapa mereka bersimpuh dalam pasrah
Namun sedikit darinya yang mendapat kesempatan itu

Merasakan hangat pelukan
Menikmati syahdu rangkaian doa penuh kasih sayang
Hingga tersungkur dalam tangis tak tertahankan
Berharap ampunan atas berjuta dosa dan lalai

Malam yang tersembunyi
Dibalik terang gemintang berteman bulan
Keberkahan tanpa batas tanpa jarak

Saat barisan Malaikat tersenyum gembira
Memanggil dengan nama terbaik tak ternilai

Karena ia begitu berharga
Melebihi untaian seribu bulan

Dan kini rasa hati merindu
Bertanya dalam harap

Akankah ia datang kembali kelak?

 
Bandung Barat, Syawal 1441 H
D3100 18-105






rumahmediagrup/masmuspoetrygraphy