Lebih Dekat Jangan Hanya untuk menikmati wanginya

Pernah melihat bunga sedap malam? Pasti semua sudah tahu pada bunga yang satu ini. Perjuangan keras untuk mendapatkan kuntuman-kuntuman bunga putih yang akan mulai mekar, sungguh kadang memberi kesal menunggu.

Lama waktu yang dilewati untuk memberikan wangi itu, merupakan sebuah proses perjalanan yang panjang memang. Namun hasilnya senang tiada Tara melihat dan merasakan indah serta wangi yang tak terlupakan.

Saya pun menjadi mengetahui lebih banyak tentang bunga yang satu ini setelah melansir dari https://id.m.wikipedia.org>wiki>sedap malam, diunduh pukul 10.52 wib di hari minggu ini.

Disebutkan bahwa bunga sedap malam ini memiliki ciri khas wangi pada malam hari, dan dapat dijadikan bahan parfum diambil dari minyak bunga tersebut, setelah proses penyulingan minyak dilakukan.

Kalau dibandingkan dengan sebuah hubungan serius yang sedang dibina oleh pasangan yang sedang merajut kasih, bunga inipun dapat saya jadikan simbol keanggunan seorang wanita yang hendaknya sentiasa dijaga, dicinta dan dihargai.

Karena bagaimanapun seorang wanita mampu berbuat lebih banyak untuk memperlihatkan perhatian kasih sayang dan cinta selama pasangannya dapat memberikan hal yang sama.

Pasangan tidak dapat seenaknya memberi perlakuan yang akan membuat hati seorang wanita terluka atau bahkan tersakiti.

Apapun itu akan berbalik memberi keadilan langsung dari tangan Tuhan. Dengan semerbak wangi menghiasi senyapnya malam, tetap akan memberi anggun tegak berdiri memberi harum sekeliling.

Maka jangan suka membagi rasa ketika kita masih mampu untuk mendapatkannya. Tetapi tetap berbagi dengan nama cinta-Nya, agar selalu tersirami wangi meski memaksa untuk bisa tetap berdiri sendiri.

Semudah apapun kita menyakiti, semudah itu pula Tuhan akan nemberi balasan keadilan terbaik, menggairahkan langkah terhadap insan yang memiliki ekstra kesabaran menjalani setiap ujung kekesalan yang menyapa menyeruak.

Foto : dokumentasi pribadi